KASN Rekomendasikan Sanksi Berat pada Sekda Nonaktif Nisut Yafeti Nazara


1.333 view
KASN Rekomendasikan  Sanksi Berat pada Sekda Nonaktif  Nisut Yafeti Nazara
Foto Istimewa
Yafeti Nazara (Sekda Nias Utara  non aktif)
Nias Utara (harianSIB.com)
Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) menyurati Bupati Nias Utara (Nisut) Amizaro Waruwu agar menjatuhkan sanksi berat kepada Sekda nonaktif, Yafeti Nazara yang terbukti melanggar nilai dasar, kode etik dan kode perilaku Aparatur Sipil Negara (ASN).

Sanksi tersebut sebagai tindaklanjut surat Keputusan Bupati Nisut kepada KASN tanggal 30 Juli 2021 nomor: 800/203/K/Tahun 2021 tentang usul pemberhentian Yafeti Nazara dari jabatan Skretaris Daerah (Sekda) setelah ditangkap di salahsatu tempat hiburan malam di Medan bersama lima wanita pada Juni lalu.

Dalam surat yang ditandatangani Ketua KASN, Agus Pramusinto, tanggal 23 Agustus dan 8 September 2021 Nomor B-3056/KASN/9/2021 tersebut, dipertegas surat Kasat Res Narkoba Polrestabes Medan tanggal 5 Juli 2021 perihal penanganan kasus Yafeti Nazara positif mengonsumsi ampetamine MDA/Pil ekstasi, namun tidak dilakukan proses penyidikan karena barang bukti tidak ditemukan.

KASN juga menyebutkan surat rujukan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) tanggal 18 Juni 2021, Yafeti Nazara memiliki riwayat penggunaan zat/narkotika jenis ekstasi, sehingga yang bersangkutan dirujuk untuk direhabilitasi di RSJ Prof M IIdrem.

Atas kejadian tersebut, KASN merekomendasikan Bupati Amizaro Waruwu untuk membentuk tim pemeriksa terkait pelanggaran disiplin yang dilakukan Yafeti, serta menjatuhkan disiplin berat kepada yang bersangkutan yang kini masih menjabat sebagai staf di sekretariat daerah.

Sementara itu, Bupati Amizaro waruwu yang dikonfirmasi melalui Wakil Bupati Nisut Yusman Zega sebagaimana dilaporkan jurnalis Koran SIB Fabooni Zaita, Senin (18/10/2021), mengatakan, rekomendasi tersebut saat ini sedang diproses di BKD.

Ia juga menyebutkan, pemberhentian Yafeti Nazara dari jabatan ASN kemungkinan akan dilakukan secara tidak hormat. Saat ditanya kapan hal itu dilakukan, Yusman enggan menanggapi dengan alasan tahun depan Yafeti akan pensiun. (*)

Editor
: Wilfred/Donna Hutagalung
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com