KPU Tetapkan Batas Dana Kampanye Bagi Paslon Pilkada Tanjungbalai Rp 7,9 M


267 view
KPU Tetapkan Batas Dana Kampanye Bagi Paslon Pilkada Tanjungbalai Rp 7,9 M
Foto SIB/Regen Silaban
TANDA TANGANI : Masing-masing tim kampanye dari 3 Paslon peserta pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungbalai 2020, menandatangani Surat Keputusan KPU tentang batasan pengeluaran dana kampanye pada rapat koordinasi di KPU Tanjungbalai, Minggu (27/9) malam. 

Tanjungbalai (SIB)

KPU Tanjungbalai menetapkan batasan pengeluaran dana kampanye bagi pasangan calon (Paslon) peserta pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungbalai tahun 2020, maksimal sebesar Rp 7.915.788.400. Hal itu sesuai Surat Keputusan KPU Tanjungbalai Nomor 103/PL.02.4-Kpt/1274/KPU-Kot/IX/2020, tertanggal 27 September 2020, tentang batasan pengeluaran dana kampanye pasangan calon pada pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungbalai tahun 2020.

Pembatasan dana kampanye itu telah disepakati dalam rapat koordinasi kampanye yang digelar KPU Tanjungbalai dan dihadiri oleh 3 tim kampanye pasangan calon, Bawaslu dan Polres Kota Tanjungbalai di aula Kantor KPU Tanjungbalai, Minggu (27/9) malam.

Selain pembatasan dana kampanye, dalam surat keputusan itu, KPU Tanjungbalai juga menetapkan rincian atau item kegiatan yang dapat dilaksanakan oleh setiap Paslon di saat kampanye, hal itu telah disesuaikan dengan peraturan dan ketentuan terkait pelaksanaan Pilkada serentak lanjutan tahun 2020 sesuai protokoler kesehatan Covid-19.

"Kita juga menetapkan jumlah dan spesifikasi Alat Peraga Kampanye (APK) dan Bahan Kampanye (BK) yang difasilitasi KPU Kota Tanjung-balai untuk seluruh pasangan calon.

Selain APK dan BK yang difasilitasi oleh KPU, pasangan calon dapat menambah APK dan BK dengan jumlah dan spesifikasi yang di atur dalam PKPU 11 Tahun 2020 tentang Kampanye, "ucap Divisi Hukum KPU Tanjungbalai Juhari SH kepada SIB, Senin (28/9).

Senada juga disampaikan Ketua KPU Luhut Parlinggoman Siahaan kepada SIB yang mengatakan, pembatasan pengeluaran dana kampanye dilakukan dengan cara menghitung total dari kegiatan kampanye, metode, jumlah kegiatan, jumlah peserta, standart biaya daerah, bahan kampanye yang diperlukan, cakupan wilayah dan kondisi geografis, logistik dan manajemen/konsultan yang dilaksanakan selama masa kampanye terhitung sejak tanggal 26 September 2020 - 5 Desember 2020.

Sehingga diharapkan, pasangan calon pada saat menyerahkan Laporan Dana Kampanye (LDK) nantinya tidak melebihi dari batasan pengeluaran dana kampanye yang ditetapkan oleh KPU Kota Tanjungbalai.

"Pembatasan dana kampanye akan mendorong setiap calon lebih kreatif untuk mendekati pemilih, dibanding hanya sekedar membagi-bagikan uang receh. Pada saat yang sama, masyarakat pemilih pun akan dididik untuk tidak lagi berpikir pragmatis dalam menentukan pilihan. Dengan begitu besarnya dampak positif yang akan diterima, pengaturan tentang pembatasan dana kampanye layak diacungi jempol," ucap Luhut. (A09/d)

Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com