Kabupaten Simalungun Peringkat Pertama Darurat Narkoba se-Sumut

* Kepala BNN Simalungun: Perlu Penanganan Serius

817 view
Kabupaten Simalungun Peringkat Pertama Darurat Narkoba se-Sumut
Foto: SIB/Linggom Parhusip
WAWANCARA: Wakil Bupati Simalungun Zonny Waldi dan Kepala BNN Simalungun Kompol Suhana Boru Sinaga saat wawancara di Niagara Hotel Kecamatan Girsang Sipangan Bolon Simalungun, Rabu (2/6).
Parapat (SIB)
Wilayah Kabupaten Simalungun peringkat pertama darurat penyalahgunaan dan peredaran Narkoba se-Provinsi Sumatera Utara (Sumut) sehingga perlu penanganan serius, agar generasi bangsa selamat dari penggunaan Narkotika.

Demikian disampaikan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Simalungun, Kompol Suhana Boru Sinaga ketika rapat kerja program pemberdayaan masyarakat anti narkoba di instasi pemerintah di Niagara Hotel Kecamatan Girsang Sipangan Bolon Simalungun, Rabu (2/6).

Dikatakannya, wilayah Kabupaten Simalungun peringkat pertama penyalahgunaan dan penggunaan narkoba dari seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Sumut sehingga butuh sinergi dengan seluruh stake holder, seluruh instansi pemerintahan dan sekolah agar intensif mensosialisasikan bahaya narkoba agar generasi penerus bangsa memiliki immun dapat menghindari seluruh jenis Narkoba.

Boru Sinaga menyampaikan, BBN Simalungun telah berupaya dan bersinergi dengan instansi pendidikan dan seluruh stakeholder menerapkan Inpres No 20 Instruksi Presiden (Inpres) No 2 tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional (RAN) P4GN tahun 2020/2024 untuk memberantas Narkoba di Indonesia.

Ia mengimbau kepda seluruh masyarakat agar melapor ke BNN Simalungun bila menemukan dan mengetahui pengguna Narkoba agar dapat direhabilitasi. "Kita berharap melalui rapat koordinasi dengan lembaga-lembaga pemerintahan dan stakeholder dapat bersinergi memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba di tengah-tengah masyarakat," katanya

Sementara sambutan Wakil Bupati Simalungun Zonny Waldi, Narkoba musuh negara karena perusak masa depan bangsa Indonesia, sehingga dibutuhkan dukungan dari masyarakat dan Pemkab Simalungun untuk sama-sama memberantas peredaran dan penyalahgunaan Narkoba.

"Seluruh pememerintah harus ikut berpartisipasi dalam pencegahan dan penyalahgunaan Narkoba, baik mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan dan kelurahan/nagori (desa) yang saat ini sudah merambat hingga ke pedesaan, masalah ini tanggungjawab kita bersama," kata Zonny. (D9/a)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com