Sosialisasikan “Dalihan Natolu”

Kabupaten Toba Rencanakan 1 Juta Kunjungan Wisatawan Tahun Ini


333 view
Kabupaten Toba Rencanakan 1 Juta Kunjungan Wisatawan Tahun Ini
Foto Ist/harianSIB.com
Bupati Toba, Ir Poltak Sitorus MSc 
Pematangsiantar (SIB)
Bupati Toba, Ir Poltak Sitorus MSc mengatakan, tahun 2022, pihaknya merencanakan minimal satu juta kunjungan wisatawan ke daerah Toba. Untuk itulah, guna semakin mendukung dan memajukan pariwisata di Kabupaten Toba, saat ini, tengah dilakukan pembangunan infrastruktur.

Hal itu dikatakan kepada SIB, Kamis (14/1) di sela-sela Perayaaan Ibadah Natal dan syukuran Tahun Baru di kantor pusat HKI, Jalan Melanthon Siregar Pematangsiantar.

"Kita akan menggali budaya dengan menunjukkan sikap pribadi yang ramah, mensosialisasikan "Dalihan Natolu, Manat mardongan tubu, elek marboru, sombah marhula-hula", dan sombah itulah yang kita buat, melayani wisatawan. Semua wisatawan yang datang itulah adalah "hula-hula (tulang)," ujarnya.

Namun, semuanya itu tidak semudah membalikkan telapak tangan, haruslah dilakukan dengan pelan-pelan dan membutuhkam waktu untuk merubahnya dan diyakini dapat berubah, mengingat saat ini, Pemkab Toba sudah merubahnya, dimana jika ada tamu, sikap "sombah", sudah menjadi budaya. Sehingga tinggal mensosialisasikannya kepada masyarakat.

Pihaknya menjalin kerjasama dengan gereja melalui hamba-hamba Tuhan untuk merubah pola pikir masyarakat, terutama keramah- tamahan, yang merupakan perwujudan dari kasih.

Hambatan yang saat ini dihadapi adalah masyarakat yang masih belum memahami sepenuhnya akan keinginan wisatawan berupa keindahan, ketenangan, kedamaian, kenyamanan dan keamanan, agar semakin menarik dan betah untuk tinggal dan menikmati keindahan pariwisata. Sementara sebahagian masyarakat hanya memikirkan keinginannya saja. Untuk itulah, pihaknya berupaya untuk menjelaskan dan memberikan pemahaman kepada masyarakat.

Bupati Toba mengimbau, untuk tetap mendukung program pemerintah Kabupaten Toba, menciptakan suasana yang dapat semakin menarik minat wisatawan untuk datang berkali-kali ke Kabupaten Toba. Sementara itu, terkait dengan keberadaan Keramba Jaring Apung (KJA), masih dalam proses dan akan dibicarakan lebih lanjut untuk menertibkannya di tahun 2022 ini, bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan pemerintah pusat. (D3/f)


Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com