Kades Perkebunanhalimba Labura Didakwa Korupsi APBDes Rp 500 Juta Lebih


150 view
Kades Perkebunanhalimba Labura Didakwa Korupsi APBDes Rp 500 Juta Lebih
TRIBUN MEDAN/GITA TARIGAN
Jaksa membacakan dakwaan perkara korupsi yang menjerat Kades Perkebunan Halimbe, Kecamatan Aek Natas, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Warsito di Pengadilan Tipikor Medan, Selasa (2/3/2021).
Medan (SIB)
Kepala Desa (Kades) Perkebunanhalimbe, Kecamatan Aeknatas Labuhanbatu Utara (Labura), Warsito didakwa melakukan korupsi Rp 500 juta lebih dalam pengelolaan Dana Desa tahun anggaran 2019.

Jaksa penuntut umum Sepstian Tarigan SH dalam berkas dakwaan menyebutkan, saat itu total APBDes Desa Perkebunanhalimbe Kecamatan Aeknatas TA 2019 Rp 1.758.231.124. Kemudian sekira bulan Mei hingga Desember 2019, terdakwa menghubungi saksi Dedi Armaya selaku Kaur Keuangan Desa Perkebunanhalimbe.

Terdakwa menghubungi Dedi bermaksud untuk melakukan pencairan APBDes yang telah masuk melalui transfer dana dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Labura melalui rekening kas Desa Perkebunanhalimbe di Bank Sumut.

"Terdakwa bersama-sama dengan saksi Dedi Armaya melakukan pencairan APBDes TA 2019 Desa Perkebunanhalimbe yang telah masuk ke rekening desa," kata jaksa di hadapan majelis hakim yang diketuai Mian Munte dalam sidang virtual yang berlangsung di Ruang Cakra II Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (2/3).

Keduanya lalu menandatangani slip penarikan dan membubuhkan stempel desa di slip penarikan dengan rincian penarikan APBDes Desa Perkebunanhalimbe TA 2019 Rp1.679.614.350

"Setelah terdakwa melakukan pencairan dana bersama dengan Kaur Keuangan Desa, kemudian terdakwa menggunakan dan mengelola sendiri anggaran yang telah dicairkan tersebut tanpa melibatkan perangkat desa lainnya," kata jaksa.
Kemudian, Dedi Armaya diminta oleh terdakwa untuk menandatangani Surat Pertanggungjawaban APBDes Perkebunanhalimbe Kecamatan Aeknatas Labura Tahun Anggaran 2019.

"Dari jumlah total penarikan Rp1.679.614.350 dan terdakwa telah membelanjakan dana mulai periode Mei 2019 sampai Desember 2019 Rp 1.138.708.850," urai jaksa.

Namun, lanjut jaksa, berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan oleh auditor pada Inspektorat Kabupaten Labura berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan dalam rangka Perhitungan Kerugian Keuangan Negara atas Dugaan Tindak Pidana Korupsi APBDes Perkebunanhalimbe Kecamatan Aeknatas Tahun Anggaran 2019 Nomor : 700/764/INSP.IW.III/VIII/2020 tanggal 25 Agustus 2020 bahwa terdakwa sampai 31 Desember 2019, belum menyetorkan dana Rp 561.077.598

"Kemudian saldo tunai Rp540.905.500 yang seharusnya sudah disetor ke rekening kas desa pada tanggal 31 Desember 2019 masih belum dikembalikan oleh terdakwa yang merupakan sisa uang belanja yang belum disetor oleh bendahara desa," ucap jaksa.

Sehingga, hal tersebut tidak sesuai dengan Peraturan Menteri nomor 20 tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa pasal 1 ayat (19) yang menyatakan rekening kas desa adalah rekening tempat menyimpan uang Pemerintah Desa yang menampung seluruh Penerimaan desa dan digunakan untuk membayar seluruh pengeluaran desa pada bank yang ditetapkan.

"Hal tersebut juga tidak sesuai dengan Peraturan Bupati Labura No 20 tahun 2015 tentang Pedoman Pengelolaan dan Keuangan Desa pasal 33 yang menyebutkan bendahara desa sebagai wajib pungut pajak penghasilan (PPh) dan pajak lainnya wajib menyetorkan seluruh penerimaan potongan dan pajak yang dipungutnya ke rekening kas negara sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," ungkap jaksa.

Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 3 Jo pasal 18 Undang-Undang nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dengan UU No. 20 tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. (A17/a)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib edisi cetak
Tag:Didakwa
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com