Kadis Kominfo Tegaskan Relokasi Pekan Lelo Sudah Sesuai Perda Nomor 7 Tahun 2018


192 view
Kadis Kominfo Tegaskan Relokasi Pekan Lelo Sudah Sesuai Perda Nomor 7 Tahun 2018
Foto: Ist/harianSIB.com
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Pemkab Sergai, H Akmal MSi 

Sergai (SIB)

Kebijakan relokasi yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Serdangbedagai (Sergai) terhadap Pekan Lelo Desa Firdaus ke Pasar Rakyat Seirampah dinilai sudah sesuai Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 Tahun 2018, tentang Penataan dan Pembinaan Pasar Rakyat, Pusat Perbelanjaan serta Toko Swalayan.


Demikian ditegaskan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Pemkab Sergai, H Akmal MSi ketika dihubungi SIB melalui telepon selulernya, Kamis (3/3) di Seirampah.


"Dalam Perda Kabupaten Sergai Nomor 7 Tahun 2018, apabila dikaitkan dengan keberadaan Pekan Lelo tentu tidak sesuai dan tidak memenuhi unsur-unsur penunjang berdirinya pasar rakyat. Setidaknya, harus ada 9 sarana penunjang di antaranya, kantor pengelola, toilet, pos ukur ulang, pos keamanan, ruang menyusui, ruang peribadatan, sarana pemadam kebakaran, tempat parkir dan tempat penampungan sampah sementara," ujarnya.


Masih berdasarkan aturan yang sama, lanjut Akmal, Pekan Lelo juga tidak memiliki izin operasional yang wajib dimiliki untuk pasar rakyat yakni Izin Usaha Pengelolaan Pasar Tradisional/Rakyat (IUP2T). Dengan tidak adanya izin dimaksud, otomatis membuat Pekan Lelo sebagai pasar rakyat ilegal.


"Jika pemerintah dan pihak yang kontra terhadap relokasi sama-sama merujuk pada Perda pasal 29 tersebut, maka IUP2T merupakan kewajiban yang sudah tercantum dalam regulasi, sehingga harus dimiliki oleh pelaku usaha di bidang pasar rakyat. Oleh karenanya, setiap kegiatan yang tidak sejalan dengan Perda akan ditindak oleh Sat Pol PP selaku penegak Perda. Lalu, hal itulah yang mendasari dilakukannya penertiban atau penutupan pasar oleh Sat Pol PP," tutur Akmal.


Kadis Kominfo itu pun mengutarakan, pelaksanaan penertiban juga tidak dilakukan secara semena-mena karena telah melalui imbauan dan mediasi yang intens, bahkan mencapai hingga belasan kali.


"Konsep relokasi inilah yang menjadi solusi dari Pemkab Sergai terhadap seluruh pedagang Pekan Lelo. Penyediaan fasilitas pasar relokasi yang sesuai standar ini, juga merupakan bagian dari penegakan hak asasi masyarakat untuk mendapatkan fasilitas publik yang layak," terang Akmal. (C4/a)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com