Sikapi Viral di Medsos Warga Nonton TV di Jalan Rusak

Kadis PUPR Deliserdang Sebut Jalan Sei Mencirim Sedang Proses Lelang


96 view
Kadis PUPR Deliserdang Sebut Jalan Sei Mencirim Sedang Proses Lelang
Foto Dok/Medsos
JALAN RUSAK: Warga menanam pohon pisang dan meletakkan sofa serta tv di Jalan Sei Mencirim/Simpang Diski, Kecamatan Sunggal, Deliserdang yang rusak parah, Kamis (10/6).
Lubukpakam (SIB)
Menyikapi keluhan warga yang viral di media sosial (medsos) dengan menonton TV di jalan yang rusak di ruas jalan Sei Mencirim/Simpang Diski, Kecamatan Sunggal, Kadis PUPR Deliserdang Janso Sipahutar menyebut akan segera menangani. Dimana saat ini sedang proses lelang.

"Akan segera kita tangani. Saat ini dalam persiapan lelang. Sedikit terlambat karena Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) setelah refocusing baru selesai dibuat dan ditandatangani," kata Janso saat dihubungi di Lubukpakam, Jumat (11/6).

Janso juga mengakui ada seorang ibu yang menghubunginya saat warga turun ke jalan. Ibu itu disebut memperlihatkan semua kekesalan warga dan intinya segera berharap ditangani.

"Saya jawab ibu itu, sudah berkordinasi dengan Camat Sunggal tadi malam. Saya sampaikan ruas jalan Diski hingga Sadari akan ditangani tahun ini. Dengan sumber pendanaan dari Dana Alokasi Khusus (DAK). Dan saat ini sedang proses lelang," terang Janso.

Ia dari Pemkab Deliserdang juga neminta maaf atas ketidaknyamanan warga tersebut. Untuk itu dia harap agar warga bersabar dan Pemkab segera mempersiapkan urusan teknis untuk memperbaikinya.

Viral di Medsos
Sebelumnya, sejumlah warga yang bermukim di Jalan Sei Mencirim/Simpang Diski, Kecamatan Sunggal, Deliserdang dibuat kesal dengan kondisi jalan yang berlobang dan rusak.

Warga yang tidak tahan lagi membendung rasa kesal, akhirnya meluapkannya dengan menggelar aksi menanam pohon pisang dan meletakkan sofa serta tv di kubangan jalan, Kamis (10/6) sehingga aksi warga yang diabadikan lewat vidio ponsel menjadi viral di media sosial (medsos).

Salah seorang warga, Ertina yang diwawancarai di lokasi, Jumat (11/6) mengaku ia dan warga lainnya menanam pohon karena jalan tersebut rusak parah sering terjadi banjir. Jalan sudah bertahun-tahun tidak diperbaiki.

"Warga sebelumnya juga telah mendatangi pihak pemerintah setempat untuk menyampaikan aspirasinya, namun belum ada hasil. Kondisi jalan rusak ini membuat warga khususnya pengendara dibuat tidak nyaman dengan jalan berlubang. Terkadang jalan rusak ini juga berpotensi membahayakan keselamatan pengendara," ungkapnya.

Parit di lokasi, juga tak ada. Ertina dan warga lainnya sangat berharap kepada pemerintah agar dibuat parit serta jalan diperbaiki.

"Tolonglah pemerintah setempat untuk memperhatikan tempat kami ini," harapnya.(C3/A14/c)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com