Kajati Sumut Tinjau Vaksinasi di Kejari Pematangsiantar Ingatkan Patuhi Prokes


328 view
Kajati Sumut Tinjau Vaksinasi di Kejari Pematangsiantar Ingatkan Patuhi Prokes
(Foto: harianSIB.com/Andomaraja Sitio)
TINJAU:  Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara  IBN Wiswantanu meninjau vaksinasi yang digelar di Kejari Pematangsiantar, Selasa (21/9/2021). 

Pematangsiantar (harianSIB.com)

Untuk mendukung pemerintah mempercepat proses vaksinasi, Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara IBN Wiswantanu meninjau vaksinasi yang digelar di Kejaksaan Negeri (Kejari) Pematangsiantar, Selasa (21/9/2021).


"Kedatangan saya ke sini untuk mendukung pemerintah mempercepat vaksinasi nasional. Karena vaksinasi ini sangat berguna untuk meningkatkan imunitas kekebalan tubuh masyarakat," ujar Wiswantanu kepada harianSIB.com usai meninjau vaksinasi di Kejari Pematangsiantar, Selasa (21/9/2021).


Ia mengatakan, pihaknya akan bergilir meninjau vaksinasi di setiap Kejaksaan kabupaten/kota mulai dari Karo, Pematangsiantar, Simalungun, Medan dan kejari lainnya. Menurut dia, ada kesenjangan masyarakat di beberapa daerah, vaksinasi dan persentasenya sangat tidak berimbang.


"Itu sebabnya kami (Kejaksaan) ikut terlibat dalam proses vaksinasi kepada masyarakat," kata Wiswantanu


Ditanya target vaksinasi di lingkungan Kejaksaan, Wiswantanu pihaknya secara khusus tidak memiliki vaksin, sehingga peran Kejaksaan membantu Pemprov Sumut, TNI-Polri dalam pelaksananya.


"Kita tidak memiliki target-target khusus untuk itu. Pada intinya kami akan berperan aktif dalam mendukung pemerintah dalam percepatan vaksinasi," sebutnya.


Ditanya lagi persentase vaksinasi di Sumut, Wiswantanu mengatakan paling tinggi Humbahas, Simalungun, Tobasa dan lainnya masih ada di bawah 17 %.


"Ada beberapa daerah sudah mencapai 40 %. Jadi ini yang perlu kita tingkatkan agar vaksinasi masyarakat mencapai 80% menuju kekebalan kelompok," kata Wiswantanu.


Kajati juga mengimbau masyarakat Sumatera Utara, khususnya Pematangsiantar agar mematuhi protokol kesehatan yakni mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, mengurangi mobilitas.


"Meski sudah divaksin, tak bisa lepas menjalankan protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah," kata Wiswantanu. (*)


Penulis
: Andomaraja Sitio
Editor
: Donna Hutagalung
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com