Kantor PTPN III Kebun Rantauprapat "Lockdowon" Setelah Manajer Positif Corona

* Kadiskes Labuhanbatu: Seluruh Karyawan yang Kontak Telah Diisolasi

291 view
utamanews.com
Logo PTPN III 
Rantauprapat (SIB)
Manajer Kebun Rantauprapat berinisial EZN (54) dilarikan ke RS Gunung Pamela Kota Tebingtinggi, karena terpapar Covid-19. Administratur yang baru 2 bulan memimpin perkebunan kelapa sawit dan karet unit usaha PT Perkebunan Nusantara III itu saat ini sedang menjalani perawatan intensif di rumah sakit milik BUMN tersebut.

"Kabarnya, dari hasil swab test, Pak Manajer disebut positif dan dirawat intensif di Rumah Sakit Pamela Tebingtinggi. Tapi soal kepastiannya apakah positif Covid-19, dokter yang memeriksa di rumah sakit itulah yang tahu pasti. Kita hanya dengar-dengar kabar," kata seorang karyawan Kebun Rantauprapat yang enggan disebut namanya, Kamis (6/8) malam.

Katanya, pihak manajemen kebun juga telah melaporkan hasil pemeriksaan swab PCR manajer itu ke Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Labuhanbatu, Kamis (6/8) siang menjelang sore.

"Setelah itu, pihak gugus tugas turun ke kantor kebun Rantau-prapat dan membawa mobil ambulans, untuk melakukan pengecekan dan pendataan terhadap karyawan kantor serta petugas keamanan yang kontak erat dengan manajer selama 14 hari terakhir. Sampai sekarang mereka masih di kantor kebun," sebutnya.

Dia menambahkan, dokter dan para medis Rumah Sakit PTPN III Membangmuda Aekkanopan juga turun melakukan pengecekan dan pendataan. Selain itu, pihak kantor Distrik Labuhanbatu 3 juga turun ke Kebun Rantauprapat melakukan konfirmasi dan pendataan.

"Mulai Jumat (7/8) besok kantor kebun kami sudah lockdown sampai dua minggu ke depan. Apa nanti saran-saran gugus tugas, akan kami ikuti semua untuk memutus mata rantai penularan Covid-19," ujarnya.

Sumber lain menyebut, pekan lalu, manajer EZN dikabarkan sakit. Namun kemudian sehat, lalu mengikuti rapat di kantor Distrik Labuhanbatu (DLAB) 3 PTPN III di Aeknabara dipimpin manajer distrik, diikuti manajer-manajer dari 9 unit kebun DLAB 3 beserta para kepala bidang di kantor distrik itu, Senin (3/8).

"Setelah pulang dari Aeknabara, kabarnya, malamnya, manajer dilarikan ke rumah sakit swasta di Rantauprapat dan besoknya, Selasa dilarikan ke RS Pamela Tebingtingi. Tapi semoga pak manajer lekas sembuh dan semua yang kontak erat dengan beliau sehat-sehat dan negatif Covid-19," harapnya.

Kepala Dinas Kesehatan Labuhanbatu, Kamal Ilham, membenarkan kabar mengejutkan tersebut setelah mendapat informasi dari GTPP sekira pukul 17:30 WIB.

"Saat ini beliau dirawat intensif di RS Gunung Pamela Tebingtinggi. Saya konfirmasi ke pihak rumah sakit, beliau terkonfirmasi positif Covid-19 hasil pemeriksaan swab. Sekarang semua sudah diisolasi di kantor kebun, tidak bokeh ke mana-mana. Mereka dikawal ketat petugas," sebut Kamal Ilham.

Dinkes juga akan melakukan penyuluhan terhadap karyawan kebun itu untuk penanggulangan dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

"Selanjutnya mereka akan ditest swab hari Sabtu di Aeknabara, karena manajer itu hadir mengikuti rapat Senin lalu. Saat ini kita sedang melacak orang-orang yang kontak dengan beliau dan riwayat perjalanannya," jelas Kadiskes. (BR6/d)

Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com