Vaksinasi di Tengah Laut

Kapal Perang TNI AL Jemput Nelayan di Perairan Asahan untuk Vaksin Covid-19


223 view
Kapal Perang TNI AL Jemput Nelayan di Perairan Asahan untuk Vaksin Covid-19
(Perdana R/detikcom)
Vaksinasi di tengah laut ini dimaksudkan mempermudah akses nelayan yang mungkin selama ini sulit menjangkau lokasi vaksin Corona saat di darat 
Asahan (SIB)
Ratusan nelayan di wilayah perairan Asahan, dijemput TNI AL untuk mendapatkan layanan vaksin Covid-19. Vaksinasi dilakukan di atas kapal perang TNI AL.

Vaksinasi dimaksud untuk mempermudah akses masyarakat nelayan yang mungkin selama ini sulit menjangkau lokasi vaksin di darat, sehingga Pangkalan Lanal Asahan-Tanjungbalai (Lanal TBA) mengerahkan armada tempur KAL Pandang I -1-72 untuk melayani warga di tengah laut.

"Vaksinasi di atas kapal TNI AL ini kita lakukan untuk mempermudah masyarakat nelayan yang selama ini mungkin kesulitan atau tidak sempat mendatangi lokasi vaksin, jadi kita fasilitasi," kata Komandan Lanal TBA Letkol Laut (P) Robinson Hendrik Etwiory, Jumat (3/12).

Selama ini, katanya, para nelayan agak kesulitan menyempatkan waktu mendatangi Puskesmas. Sebab, para nelayan banyak menghabiskan waktu di tengah laut bahkan ada yang sampai berbulan-bulan hingga kembali ke darat.

Ia mengatakan, TNI AL juga turut memfasilitasi nelayan menjemput mereka menggunakan kapal patroli dari lokasi perkampungan nelayan atau langsung dari kapal nelayan yang baru pulang melaut.

"Kegiatan ini juga dalam rangka peringatan Hari Armada ke-76. TNI AL berupaya mewujudkan program pemerintah untuk capaian vaksinasi nasional, khususnya bagi kami yang memberikan fasilitas bagi masyarakat nelayan," kata dia.

Teknik penjemputan dari kapal ke kapal atau ship to ship dilakukan hingga para nelayan ini diantar ke kapal TNI AL untuk divaksin.

Amiruddin (40), salah seorang nelayan yang baru pulang melaut, mengaku bersyukur bisa divaksin. Ia mengungkap alasan kesibukan sebagai pelaut selama ini membuat dia belum memiliki waktu untuk datang ke Puskesmas agar divaksin.

"Saya bersyukur juga bisa vaksin, karena kesibukan setiap hari melaut jadi memang selama ini belum berpikir untuk divaksin," kata Amiruddin. (dtc/f)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com