Kapolda Sumut Tinjau Pilkades 106 Desa di Dairi


213 view
Kapolda Sumut Tinjau Pilkades 106 Desa di Dairi
(Foto/SIB Iptu Donni Saleh)
TINJAU PILKADES: Kapolda Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak didampingi Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu tinjau Pilkades Pegagan Julu VI, Kamis (25/11).

Sidikalang (SIB)

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak meninjau pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak di Dairi, Kamis (25/11).


Kapolda Sumut turut didampingi Kapolres Dairi, AKBP Wahyudi Rahman, Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu, Danyon 125/ Simbisa, Letkol Inf Budianto Hamdani Damanik dan lainnya tinjau pelaksanaan Pilkades di Desa Pegagan Julu VI, Kecamatan Sumbul.


Panca Putra Simanjuntak mengatakan, meninjau Pilkades, untuk memastikan proses pelaksanaan pesta demokrasi tingkat desa berjalan sesuai dengan aturannya. Pesta demokrasi tingkat desa, merupakan gambaran pesta demokrasi yang nyata, bisa berjalan dengan baik.


Masyarakat berpartisipasi memberikan hak pilih, untuk menentukan kepala desa demi kemajuan desa enam tahun ke depan. Diharapkan masyarakat mendukung suksesnya Pilkades serentak, siapapun yang menang bisa diterima semua pihak, mulai dari penetapan hingga pelantikan nantinya.


Menanggapi adanya permasalahan Pilkades di beberapa desa, Kapolda mengatakan, ada aturan terkait Pilkades. P2KD, panitia kecamatan dan panitia kabupaten, untuk melakukan telaah permasalahan yang mungkin bisa merugikan sepihak.


Sementara itu, Eddy Keleng Ate Berutu menuturkan, Pilkades serentak berjalan lancar. Ia mengapresiasi antusiasme masyarakat dan bisa mengikuti aturan . Ia berharap warga bisa menerima siapa yang menang dan siapa yang kalah.


Pantauan wartawan di beberapa desa, sudah ada hasil pemenang dan ada masih proses perhitungan suara hingga pukul 18.00 WIB, seperti di TPS 2 Desa Silumboyah Kecamatan Siempatnempu Hulu. Perhitungan surat suara pada kotak suara Dusun 4, sempat dihentikan saksi calon nomor urut 1 dan pendukung, karena ada selisih perhitungan total suara sah ditambah suara batal, dengan jumlah surat suara dan daftar hadir pemilih.


"Total jumlah suara sah ditambah suara batal sebanyak 265, padahal, di daftar hadir pemilih dan jumlah kertas suara sebanyak 258. Ini tidak pas, sudah ada kecurangan," ucap Gio Vandri Tarigan saksi dari calon nomot urut 1.


Setelah ada perdebatan, P2KD dan BPD Silumboyah sepakat melakukan perhitungan ulang, untuk kotak suara ke-4 dan dilanjutkan perhitungan surat suara pada kotak ke-5.


Calon Kades di Desa Silumboyah sebanyak 2 orang dan tempat pemungutan suara (TPS) dua lokasi.(B03/c)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com