Kapolres Langkat, KRMI dan PT Sri Timur Menanam Mangrove di Lubuk Kertang


103 view
Kapolres Langkat, KRMI dan PT Sri Timur Menanam Mangrove di Lubuk Kertang
(Foto: Dok)
Mangrove : Kapolres Langkat AKBP Danu Pamungkas Totok bersama KRMI dan PT Sri Timur saat menanam Mangrove di Langkat, Kamis (15/7).
Medan (SIB)
Perusahaan Perkebunan PT Sri Timur ikut berpartisipasi melakukan penanaman tanaman mangrove di lokasi reboisasi Hutan Kemitraan Masyarakat (HKM) Desa Lubuk Kertang, Kecamatan Brandan Barat, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Kamis (15/7).

Sejak tahun 2018, lokasi ini telah mendapatkan izin dan pengakuan serta perlindungan dari negara dengan Nomor: 1671/MENLHK-PSKL/PSL.0/2018 oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Hadir dalam kesempatan itu, Kapolres Langkat, AKBP Danu Pamungkas Totok SH, SIK didampingi Ketua Bhayangkari Polres Langkat, Indri Danu Pamungkas dan perwakilan Manajemen PT. Sri Timur, Defriansyah Manik SH dan Beatus Lumban Gaol.

Selain itu turut hadir, Wakil Ketua Bhayangkari Ibu Hairil Sani, Ketua Komunitas Rumah Mangrove Indonesia (KRMI) Wibi Nugraha, Camat Brandan Barat Muhammad Harmain SSTP, Kapolsek Pangkalan Brandan AKP PS Simbolon SH, Koramil 18 Brandan Barat Kapt. Inft. Sudirman dan para undangan lainnya.

Dalam sambutannya Kapolres Langkat AKBP Danu Pamungkas Totok menekankan, pentingnya menjaga lingkungan guna menghadapi pemanasan global yang semakin memprihatinkan. "Kolaborasi dan kepedulian dari semua pihak sangat penting untuk terus didorong agar terus mencintai serta melindungi lingkungan," jelasnya.

Ketua KRMI Wibi Nugraha dalam kesempatan itu mengatakan, jenis tanaman mangrove dengan nama latin rhizhopora, memiliki kelebihan dalam kemampuan menyerap CO2 (Karbondioksida) dan menghasilkan 02 (Oksigen) dibandingkan tanaman lainnya.

"Mangrove memiliki akar sangat kuat untuk menahan ombak dan ambrasi tanah, serta menjadi habitat yang sangat baik buat ikan muara, udang dan kepiting," ujar Wibi.

Ditambahkan, lokasi ini juga merupakan habitat asli ikan kertang, khas pesisir laut Brandan (ikan endemik - mirip kerapu), yang belakangan ini semakin langka serta sulit ditemukan.

Dalam kesempatan yang sama PT Sri Timur diwakili Defriansyah Manik dan Beatus Lumban Gaol mengatakan, penanaman mangrove ini merupakan bagian dari menjaga dan melestarikan lingkungan yang merupakan tanggung jawab semua pihak.
Keperdulian dalam menjaga lingkungan, papar Defriansyah Manik, diharapkan dapat meminimalisir dampak bencana alam yang disebabkan oleh global warming dan kerusakan alam akibat perusakan hutan.

"Kami menghimbau kepada semua pihak, siapapun anda dimanapun berada, mari menanam pohon demi hijaunya kembali planet bumi yang sama-sama kita cintai," ungkapnya.

Selain itu, Defriansyah juga menguraikan jika kegiatan penanaman mangrove ini diinisiasi Kepala Desa Lubuk Kertang Zul Insan bekerja sama dengan Polres Langkat, Ketua KRMI Wibi Nugraha, Para Penggiat Mangrove Lubuk Kertang dan PT. Sri Timur. "Berkat kerjasama semua pihak yang diinisiasi Kades Lubuk Kertang dan Komunitas Rumah Mangrove Indonesia maka acara ini terlaksana dengan baik," tutupnya. (rel/A17/f)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com