Kasus Cacar Monyet Belum Ditemukan di Sergai


515 view
Kasus Cacar Monyet Belum Ditemukan di Sergai
Foto: Ist/harianSIB.com
Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Pemkab Sergai, Selamat Hartono

Sergai (SIB)

Penderita cacar monyet (monkeypox) belum ada ditemukan di seluruh wilayah Kabupaten Serdangbedagai (Sergai).


"Meski kasus cacar monyet sudah sampai ke negara tetangga Indonesia yakni Australia, namun masyarakat di Sergai sejauh ini belum ada terinfeksi penyakit tersebut," ujar Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Pemkab Sergai Selamat Hartono didampingi Sekretaris Liagustina Simamora saat ditemui SIB, Rabu (25/5), di Seirampah.


Menurut Selamat, cacar monyet ini merupakan penyakit yang disebabkan virus langka ringan dan dapat sembuh dalam beberapa pekan. Kemudian, penularannya secara meluas terbilang sangat rendah.


"Risiko penularan monkeypox secara luas diketahui sangat rendah. Di Australia saja, tercatat masih 1 kasus yang terkonfirmasi," ungkapnya.


Walau begitu, sebut Selamat, masyarakat Serdangbedagai jangan sepele terhadap virus dimaksud dengan tetap menjaga kebersihan tubuh dan pola hidup sehat serta menghindari kontak dengan spesies hewan yang berpotensi menularkan infeksi, seperti monyet dan tupai.


"Penularan monkeypox ke manusia diketahui akibat kontak dengan hewan atau manusia yang terinfeksi atau dengan bagian tubuh manusia yang mengandung virus. Adapun penularan virus cacar monyet antar manusia sebagian besar terjadi melalui tetesan pernapasan," pungkasnya.


Sebagai informasi, monkeypox pertama kali ditemukan tahun 1958 di Denmark ketika ada dua kasus seperti cacar muncul pada koloni kera yang dipelihara untuk penelitian. Akan tetapi, sejak kemunculannya, hingga saat ini belum ada ditemukan kasus monkeypox di Indonesia. (C4/c)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com