Kasus Terkonfirmasi Positif Covid-19 Melonjak, Pelaksanaan Pesta di Dairi Ditiadakan Sementara


202 view
Kasus Terkonfirmasi Positif Covid-19 Melonjak, Pelaksanaan Pesta di Dairi Ditiadakan Sementara
(Foto: SIB/Dok Kominfo Dairi)
RAPAT KOORDINASI: Forkopimda Dairi sepakati peniadaan pelaksanaan pesta sementara pada rapat koordinasi, Senin (19/7) di ruang rapat bupati. 
Sidikalang (SIB)
Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Dairi sepakat meniadakan pelaksanaan pesta adat pernikahan, hajatan, sukacita di Kabupaten Dairi, untuk menekan lonjakan terkonfirmasi positif corona virus disease 2019 (Covid-19).

Kepala Dinas Kominfo Dairi Rahmat Syah Munthe, Selasa (20/7) mengatakan, peniadaan pelaksanaan pesta sesuai rapat Forkopimda. Sementara kegiatan acara dukacita untuk orang meninggal diperbolehkan dengan pembatasan 25 persen dari kapasitas tempat yang tersedia.

Hal itu sebagai langkah penanganan terhadap lonjakan kasus terkonfirmasi Covid-19 di Dairi. Dimana sesuai data, Senin (19/7) jumlah terkonfirmasi positif sebanyak 204 kasus.

Selain peniadaan pesta sementara, katanya, rapat itu juga menyepakati beberapa hal diantaranya mengizinkan kegiatan ibadah di tempat ibadah pada zona hijau, kuning dan oranye dengan pembatasan kapasitas sebesar 50 persen dari kapasitas sebelumnya. Sementara pada zona merah ditiadakan.

Mengizinkan kegiatan makan/ minum di tempat umum (cafe, restoran, rumah makan, warung makan, warung minum, pedagang kaki lima, lapak jalanan) sebesar 25 persen dengan jam operasional dibatasi sampai dengan pukul 17.00 WIB.
Sementara layanan makanan melalui pesan-antar/ dibawa pulang tetap diizinkan sampai dengan pukul 20.00 WIB.

Mengizinkan usaha, bar, diskotik, pub/ live music, karaoke keluarga, bola sodok, operasional sampai pukul 17.00 WIB dengan pembatasan kapasitas sebesar dari kapasitas. Tempat wisata di zona hijau dan kuning dibuka dengan kapasitas sebesar 25 persen dari kapasitas, sedangkan di zona oranye dan merah ditutup.

Mengizinkan pelaksanaan kegiatan rapat, seminar dan pertemuan luring pada zona hijau dan kuning dengan kapasitas sebesar 25 persen dari kapasitas sebelumnya, sedangkan zona oranye dan merah tidak diizinkan.

"Semua kegiatan yang diperbolehkan dengan mematuhi protokol kesehatan (Prokes) yang lebih ketat," kata Rahmat.

Sementara penegakan disiplin Prokes, lanjut Rahmat, akan dilaksanakan sidang di tempat dalam operasi yustisi, yang dibantu personel dari Pengadilan Negeri Sidikalang. Penegakan protokol kesehatan akan dilakukan di pasar, transportasi umum, fasilitas/ruang publik dan tempat keramaian lainnya. Lanjut Rahmat Syah, kesepakatan itu berlaku hingga 30 Juli 2021.

Rapat koordinasi itu dihadiri Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu, Kapolres Dairi AKBP Ferio Sano Ginting, Dandim 0206/ Dairi Letkol Arm Adietya Y Nurtono, Kepala Kejaksaan Dairi Syahrul Juaksha Subuki, Wakil Ketua DPRD Dairi Halvensius Tondang, Ketua Pengadilan Negeri Sidikalang Erika Sari Emsah Ginting. (B3/c)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com