Kepala KPKNL Pematangsiantar Ririen Fransiska :

Kaum Perempuan Diharapkan Tetap Bersemangat dan Saling Menguatkan


133 view
ANTARA/Didik Suhartono
Ilustrasi foto, Sejumlah perempuan mengikuti pelatihan 'Fashion Illustrating' dengan dipandu oleh Fashion Illustrator Dinda Puspitasari (kanan).  
Pematangsiantar (SIB) -Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Pematangsiantar Ririen Fransiska mengatakan, perwujudan perjuangan Kartini di masa sekarang jauh berbeda bentuknya dari sebelumnya, terutama di tengah-tengah masih terjadinya pandemi Covid-19. Namun diharapkannya, kaum perempuan tetap bersemangat, walau menghadapi beban dan tantangan.

Peran ibu sangatlah berat, karena dituntut profesional , karena menjalankan peran gandanya di kantor. Sehingga diharapkan , dengan kondisi yang penuh tantangan, para ibu masih mau dan harus berjuang bersama-sama dan saling menguatkan. Serta dengan rasa kekeluargaan yang sangat baik, tidak ada masalah yang terlalu berat bisa dihadapi, selama semuanya dilakukan secara bersama.

Dijelaskannya dengan era yang begitu maju, kaum perempuan sudah bisa lebih eksis, bisa melakukan peran yang dilakukan laki-laki, sebagai contoh mereka di KPKNL Pematangsiantar, ia dan beberapa kepala seksi dijabat kaum perempuan, merupakan Kartini-Kartini masa sekarang, dimana mereka harus bekerja dan berjuang, meskipun jauh dari keluarganya, dengan satu komitmen tetap berusaha menyeimbangkan antara pekerjaan dan kodrat sebagai perempuan, isteri dan ibu," ujarnya kepada SIB, Rabu (21/4) melalui telepon seluler.

"Meskipun kami merupakan ibu dari anak-anak, isteri dari para suami, tetapi kami disini memiliki peran yang tidak kalah penting, seperti saya sebagai pimpinan kantor, staf saya sebagai pimpinan di seksinya, hal itulah, yang bisa membuktikan eksistensi dan bisa disebut kesetaraan antara peran perempuan dimasa sekarang," ujarnya.

Walau jarak yang memisahkan dengan keluarga, terutama dengan anak-anak, namun haruslah menyempatkan dan meluangkan waktu, untuk berkomunikasi dengan suami dan anak-anak, melalui video call, chat dan lainnya. Serta yang terpenting adalah kualitas dalam berkomunikas, tetap memberikan pengawasan dan perhatian. (D3/a)
Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com