Kawasan Hutan Tanduk Benua di Sinar Naga Mariah Simalungun Terbakar


166 view
Kawasan Hutan Tanduk Benua di Sinar Naga Mariah Simalungun Terbakar
Foto: SIB/Mey Hendika Girsang
TERBAKAR : Ratusan hektar kawasan hutan Sipiso-piso atau lazim disebut Tanduk Benua Register 15/SM di Nagori Sinar Naga Mariah Kecamatan Pematang Silimahuta Kabupaten Simalungun terbakar, Senin (26/7).
Simalungun (SIB)
Ratusan hektar kawasan hutan Sipiso-piso atau lazim disebut Tanduk Benua Register 15/SM di Nagori Sinar Naga Mariah Kecamatan Pematang Silimahuta Kabupaten Simalungun terbakar, Senin (26/7).

Belum diketahui pasti penyebab kebakaran hutan tersebut. Menurut masyarakat, kebakaran itu merupakan peristiwa musiman saat kemarau melanda.

"Kebakaran hutan ini sudah lumrah terjadi ketika musim kemarau. Tidak bisa dipastikan, apakah hutan itu sengaja dibakar atau tidak. Tapi yang pasti, hutan itu selalu terbakar saat kemarau," kata seorang warga P Girsang.

Api masih berkobar di hutan itu, karena hembusan angin kencang. Akibatnya, kawasan hutan tak hijau lagi, sudah terlihat hitam membuat panorama kawasan itu ternoda.

Pangulu Sinar Naga Mariah Janner Girsang ketika dikonfirmasi membenarkan adanya kebakaran hutan itu. Dia menyebut, kebakaran hutan mulai terjadi pada Minggu (25/7) malam.

"Kebakaran mulai terjadi pada Minggu (25/7) malam. Sampai saat ini, api masih menyala dikarenakan angin kencang dan tempat kebakaran sulit dijangkau manusia, karena medan yang terjal," imbuhnya.

Bukit Sipiso-piso
Sementara itu, Bukit Sipiso-piso yang berada persis di pinggiran Danau Toba terletak di Kabupaten Karo dan Simalungun kembali terbakar. Bukit Sipiso-piso ini merupakan kawasan hutan sebagai resapan air Danau Toba.

Kebakaran di lokasi ini bermula pada Minggu (25/7) siang, namun hingga Senin (26/7) sore, api belum dapat dipadamkam. "Masih terkendali dan teratasi, hanya masalah waktu," kata Kepala Daops Manggala Agni Sumatera I Sibolangit, Maralo Tambun SHut.

Ia menyebut, pihaknya menurunkan personel untuk melakukan pemadaman. Di lokasi, ternyata pemadaman sudah dilakukan gabungan tim Manggala Agni, KPH 14 Sidikalang, KPH 15 Kabanjahe dan pihak TNI-Polri. Medan lokasi yang terjal di lereng bukit menyebabkan kendala dalam proses pemadaman api.

Sementara, Danramil 02/Tigapanah, Kapt Gandhi Hartanto mengatakan, pihaknya dengan Muspika sudah melakukan upaya dan tindakan pencegahan kebakaran hutan dan lahan di wilayahnya. "Pencegahan sudah dilakukan maksimal, namun oknum oknum yang diduga sengaja membakar ini masih kurang kesadaran," katanya.

Ia mengimbau dan meminta kesadaran seluruh masyarakat supaya tidak membakar lahan apalagi kawasan hutan. "Jangan bakar lahan dan hutan terlebih saat membuka lahan," katanya.

Danramil menyebut, yang terbakar merupakan semak belukar serta hamparan rumput ilalang. (D5/B1/f)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com