Kecamatan di Medan Diminta Gencarkan Testing, Tracing dan Vaksinasi


226 view
Kecamatan di Medan Diminta Gencarkan Testing, Tracing dan Vaksinasi
(Foto Dok/Leo Bukit)
Camat Medan, Johor Zulfahri Ahmadi 

Medan (harianSIB.com)

Kecamatan yang ada di Kota Medan diminta menggencarkan pelaksanaan testing dan tracing untuk menurunkan status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3. Sementara untuk treatment terus diperbaiki di dalam pelayanan rumah sakit.


Camat Medan Johor Zulfahri Ahmadi mengatakan, sesuai hasil rapat yang telah digelar bersama Wali Kota Medan Bobby Nasution, Senin 27 September 2021, bahwa 21 kecamatan di Kota Medan harus meningkatan pelaksanaan Testing dan Tracing.


"Untuk di Medan Johor sendiri kita memiliki 2 Puskesmas induk yakni di Puskesmas Medan Johor dan Puskesmas Kedai Durian, di mana dua puskesmas ini membawahi enam kelurahan. Sampai hari ini capaian vaksin kita sudah sampai 36%. Vaksinasi ini juga masih terus berjalan," katanya kepada wartawan, Selasa (28/9/2021).


Bahkan ada target yang telah diberikan oleh Wali Kota Medan ke seluruh kecamatan yakni PPKM harus diperketat meski Kota Medan turun level PPKM tetap berlanjut. Kedua meningkatkan tracing dan testing. "Warga kita yang terpapar wajib dicek dan dilakukan tracing dan testing pada kontak erat. Seluruh kecamatan mendapat target ini. Karena tracing dan tasting itu menjadi nilai untuk menetapkan penurunan level PPKM. Ini yang harus dikejar," sebutnya.


Selain itu, vaksinasi juga menjadi target yang harus dicapai. Maka Kecamatan Medan Johor akan melakukan vaksinasi door to door yang akan dimulai besok (Rabu 30 September 2021). "Besok di Kelurahan Kedai Durian akan kita gerak Vaksin Jemput Bola (Vaksin Jempol). Kita akan keliling ke kelurahan dengan dua tim dengan target 300 vaksin," ungkapnya.


Sementara itu, vaksinasi di Kecamatan Medan Kota secara persentase sudah sekitar 70-80%. Hingga saat ini kegiatan vaksinasi skala mikro masih terus berjalan di Puskesmas dan di beberapa lokasi yang menggelar vaksinasi. "Melalui kepala lingkungan dan secara berjenjang terus mengajak warganya untuk melaksanakan vaksin yang dilaksanakan di wilayah kita. Baik dari pihak Polri yang dalam hal ini dilaksanakan Polsek Medan Kota dan elemen masyarakat yakni di Sekolah Sutomo untuk vaksinasi pelajar terus dilakukan untuk persiapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Bahkan ada dua permohonan gereja di wilayah kita untuk melaksanakan vaksin juga," beber Camat Medan Kota, Tengku Chairuniza.


Terpisah, di wilayah Kecamatan Medan Selayang saat ini capaian vaksinasi telah mencapai sekitar 26% lebih. "Data ini yang di Puskesmas PB Selayang II. Karena kita terpusat di sana. Tapi kalau ada masyarakat kita yang telah melakukan vaksin ditempat lain kita gak tahu ya datanya," terang Camat Medan Selayang, Viza Fandhana.


Hingga saat ini tracing dan testing terus dilakukan bagi salah satu warganya yang telah terkonfirmasi Covid-19. Sedangkan razia protokol kesehatan juga terus berjalan setiap hari. Tidak hanya di Kecamatan Medan Selayang saja seluruh kecamatan di Medan terus melakukan razia prokes.


"Setiap kelurahan dan di jalan dan di pasar-pasar tradisional bersama stakeholder dan Satpol PP kita lakukan prokes. Dan kita saat ini tengah persiapan PTM dimana pelajar usia 12 tahun wajib vaksin dan setiap sekolah mewajibkan prokes yang ketat," tutupnya. (*)


Penulis
: Leo Bukit
Editor
: Bantors
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com