Kejari Binjai Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan CCTV TA 2019 di Dishub Kota Binjai


187 view
Kejari Binjai Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan CCTV TA 2019 di Dishub Kota Binjai
(foto/ Arifin Pohan)
Kantor Kejari Binjai 
Binjai (SIB)
Kejaksaan Negeri (Kejari) Binjai, menetapkan tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan CCTV pada tahun anggaran 2019 pada Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Binjai dan sudah menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO). Hal itu disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Binjai M Husein Admaja, ketika ditemui wartawan di Gedung DPRD Kota Binjai, usai rapat paripurna calon Wakil Wali Kota, Senin (19/7).

Tersangka kini masuk dalam DPO kejaksaan di seluruh Indonesia berinisial J. Ia bertindak sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada pengadaan CCTV Dishub Binjai Tahun Anggaran 2019, yang diduga merugikan keuangan negara.

Kajari Binjai mengatakan, pihaknya telah menetapkan tersangka J, masuk dalam DPO Kejari Binjai, sejak pekan lalu. Hal itu dilakukan, setelah pria yang diketahui berdomisili di Perumahan Ridho Residence, Binjai Utara, itu tidak mengindahkan panggilan penyidik.

“Kita telah memasukkan tersangka J, dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Langkah ini kita ambil, karena yang bersangkutan tidak pernah memenuhi panggilan penyidik terkait penyidikan kasus pengadaan CCTV pada Dishub Binjai,” ujar Husein Admaja.

Dikatakan juga, pihaknya telah berkoordinasi dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI), terkait status DPO sang tersangka. Dimana, setelah penetapan tersebut, seluruh insan Adhyaksa khususnya yang tergabung di dalam tim tangkap buron (tabur) akan ‘memburunya’ untuk selanjutnya diamankan dan diserahkan kepada penyidik Pidana Khusus Kejari Binjai.

“Kita sudah koordinasi dengan Kejagung RI, terkait penetapan DPO tersangka J. Nantinya, dari Kejagung RI, akan memerintahkan ke seluruh jajaran sampai terbawah, agar yang bersangkutan terus dicari untuk dapat diamankan dan menjalani proses hukum terkait perkara CCTV di Dishub Kota Binjai,” ungkapnya.

Sebelumnya, pada Selasa 6 Juli 2021 lalu. Kejari Binjai menetapkan status tersangka kepada seorang pegawai sekaligus menjabat sebagai PPK pada pengadaan proyek CCTV di Dishub Kota Binjai. Pria itu berinisial J, ia diduga terlibat dalam skandal ‘main mata’ yang menjadi temuan dalam LHP BPK RI Tahun Anggaran 2019.

Penggeledahan telah berulang kali dilakukan pihak Kejari Binjai, guna mencari barang bukti perihal perkara tersebut. Mulai dari Kantor Dishub Kota Binjai, rumah atau kediaman tersangka J, hingga lokasi perusahaan atau workshop milik CV. Citra Sandhya, yang diduga kuat milik oknum PNS berinisial J.

Dari penggeledahan yang dilakukan penyidik Pidsus Kejari Binjai, tim menemukan serta menyita sebuah laptop atau komputer jinjing, di lokasi workshop CV. Citra Sandhya. Penyidik menduga, laptop tersebut berisi data berupa dokumen elektronik yang berkaitan dengan perkara yang tengah disidik oleh Kejari Binjai. (A6/a)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com