Kejari Labuhanbatu Eksekusi Dua Terpidana Kasus Pungli Fee Proyek RSUD Rantauprapat


375 view
Kejari Labuhanbatu Eksekusi Dua Terpidana Kasus Pungli Fee Proyek RSUD Rantauprapat
(Foto SIB/Efran Simanjuntak)
EKSEKSI 2 TERPIDANA KORUPSI: Kajari Labuhanbatu Kumaedi SH didampingi Kasi Pidsus Noprianto Sihombing SH dan Kasi Intelijen Syahron Hasibuan SH, konferensi pers terkait eksekusi terhadap 2 terpidana korupsi/pungli fee proyek pembangunan Gedung D RSUD Rantauprapat, Paisal Purba dan Jefri Hamsyah (membelakangi), Kamis (25/3), di Kantor Kejari Labuhanbatu, Jalan Sisingamangaraja Rantauprapat. 
Rantauprapat (SIB)
Kejaksaan Negeri (Kejari) Labuhanbatu mengeksekusi 2 terpidana korupsi proyek pembangunan RSUD Rantauprapat, Kamis (25/3).

Mantan Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP atau Perkim) Kabupaten Labuhanbatu Paisal Purba bersama stafnya, dieksekusi jaksa ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Rantauprapat.

"Penuntut umum selaku eksekutor telah melakukan eksekusi terhadap terpidana korupsi, Paisal Purba dan Jefri Hamsyah," kata Kajari Labuhanbatu Kumaedi SH didampingi Kasi Pidsus Noprianto Sihombing SH dan Kasi Intelijen Syahron Hasibuan SH, saat konferensi pers, di kantor Kejari Labuhanbatu, Jalan Sisingamangaraja Rantauprapat.

Kajari Kumaedi SH menyebut Paisal Purba (43) dan Jefri Hamsyah (44) divonis bersalah melakukan tindak pidana korupsi, melanggar pasal 11 Undang-undang nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana. Keduanya dijatuhi pidana penjara selama 1 tahun dan denda Rp50 juta subsider 1 bulan penjara oleh hakim Pengadilan Tipikor di PN Medan, Kamis 21 Januari 2021.

"Korupsinya terkait Pungli (pungutan liar) pada proyek pembangunan Gedung D RSUD Rantauprapat, terpidana Plt Kadis Perkim," jelas Kajari.

Kasi Pidsus Noprianto Sihombing menambahkan, Paisal dan Jefri terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Utara, Senin 2 Maret 2020 silam di Cafe Millenial Jalan Sisingamangaraja Rantauprapat.

Sebelum tertangkap, Paisal Purba menyuruh supirnya dan Jefri mengambil uang dan cek dari Ilham Nasution selaku pelaksana PT Telaga Pasir Kuta yang mengerjakan proyek pembangunan Gedung D RSUD Rantauprapat senilai Rp28 miliar lebih.

"Barang bukti hampir senilai Rp1,5 miliar. Uang tunai Rp40 juta dan selembar cek Bank Sumut senilai Rp1.445.000.000 yang bisa dicairkan tanggal 15 Maret 2020 atas nama perusahaan PT TPK," sebutnya.

Setelah divonis terbukti bersalah, Paisal hanya mengaku disuruh . Dia dan rekannya Jefri Hamsyah menerima putusan tersebut. Kemudian salinan putusan dari PN Tipikor Medan turun ke Kejari Labuhanbatu, dan ditindaklanjuti Kajari dengan menyurati kedua terpidana.

"Kedua terpidana memenuhi panggilan secara kooperatif dan datang ke kejaksaan untuk dieksekusi. Ekesekusi dilakukan sesuai SOP dan standar protokol Covid-19. Setelah diswab antigen, keduanya sudah diantar ke Lapas Kelas IIA Rantauprapat untuk menjalani hukuman selama 1 tahun dikurangi masa tahanan yang telah dijalani," jelas Noprianto.

Catatan wartawan, poyek pembangunan gedung-gedung RSUD Rantauprapat, telah menyeret 6 orang ke penjara. Bupati Labuhanbatu Pangonal Harahap bersama 2 orang kepercayaannya (swasta) H Thamrin, Umar Ritonga dan kontraktor Asiong Cobra terkena OTT penyidik KPK, Selasa 17 Juli 2018, juga terkait Pungli fee proyek pembangunan Gedung C RS milik Pemkab Labuhanbatu itu. Diketahui, proyek-proyek gedung di lingkungan RSUD bukan gaweannya Dinas Perkim Labuhanbatu.

Pada kesempatan itu, Kasi Pidsus Noprianto meminta masyarakat melaporkan tindak pidana korupsi seperti Pungli dan pemerasan yang dilakukan ASN atau penyelenggara negara.

"Jika ada yang coba-coba melakukan Pungli atau pemerasan terhadap kontraktor atau siapa pun dari penyelenggaraan negara, laporkan ke Kejari Labuhanbatu, supaya kita tindak," ujarnya. (E5/c)
Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib.com edisi cetak
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com