Kekayaan Tidak Bisa Dicapai Dengan Cara Instan


225 view
Kekayaan Tidak Bisa Dicapai Dengan Cara Instan
Foto: Istimewa
LaNyalla Mattalitti.

Surabaya (harianSIB.com)


Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, mengingatkan anak-anak muda bahwa kekayaan tidak bisa dicapai dengan cara instan yang mudah dan cepat, melainkan harus melalui kerja keras.


Hal ini dikemukakan LaNyalla kepada wartawan termasuk jurnalis koran SIB Jamida P Habeahan, Selasa (1/3/2022), menanggapi aksi penipuan berkedok trading binary option, yang dinyatakan ilegal dan kini diblokir Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan.


Kasus trading binary option ini menyeret crazy rich Medan yang juga Youtuber, Indra Kenz atau Indra Kesuma, sebagai tersangka kasus investasi bodong aplikasi Binomo.


Terancam dimiskinkan karena dijerat pasal berlapis terkait tindak pidana pencucian uang (TPPU), penipuan dan UU ITE dengan ancaman hukuman penjara 20 tahun.


"Saya hanya ingin mengingatkan, terutama bagi anak-anak muda, menjadi kaya itu melalui proses dan tidak ada yang instan, semuanya perlu kerja keras, ” kata LaNyalla sambil menambahkan anak muda harus berpikir rasional, bagaimana cara dia mendapatkan kekayaan.


Saat reses di Jawa Timur, Senin (28/2/2022) lalu, LaNyalla juga meminta anak-anak muda untuk tidak mudah tergiur iming-iming keuntungan yang didapat melalui aplikasi trading online yang dijanjikan para influencer serta para marketing.


Harus waspada dengan janji dan iming-iming yang menggiurkan, karena terbukti bahwa aplikasi trading online sudah banyak memakan korban, tertipu ratusan juta rupiah bahkan ada yang frustrasi.


Senator asal Jawa Timur itu juga mengimbau para anak muda untuk tidak ikut mempromosikan trading dengan keuntungan yang besar dan berlipat-lipat.


Trading ini masih ilegal dan siapa yang terlibat, yang memasarkan dan lain-lain akan ikut terbawa dalam kasus hukum.


Jika anak muda dan masyarakat ingin bermain trading, disarankan untuk selalu cek kebenaran dari platform apa pun melalui instansi terkait.


Sebelum melakukan investasi atau semacam trading sebaiknya melakukan pengecekan atas legalitas pelaku usaha melalui website Bappebti atau bisa juga di OJK.


LaNyalla juga meminta Bappebti dan instansi terkait bekerjasama dalam melakukan pengawasan adanya platform atau aplikasi serupa.


Juga diminta aparat penegak hukum, Bappebti, dan OJK agar menindaktegas oknum-oknum yang memanfaatkan ketidaktahuan masyarakat untuk memperkaya diri.


Di sisi lain masyarakat perlu ditingkatkan edukasinya soal perdagangan berjangka komoditi (PBK) ini.


Pada tahun 202, Bappebti telah melakukan pemblokiran terhadap 1.191 domain entitas investasi ilegal di bidang PBK, sedangkan khusus binary option sebanyak 92 domain.(*)


Editor
: Robert/Eva
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com