Kembangkan Minat Baca, Pemko Medan Gelar Lomba Bertutur Cerita Rakyat


144 view
Kembangkan Minat Baca, Pemko Medan Gelar Lomba Bertutur Cerita Rakyat
(Foto SIB/Dok Diskominfo Medan)
SAPA: Asisten Umum Pemko Medan Renward Parapat menyapa sa;ah seorang murid SD yang hadir mengikuti Lomba Bertutur Cerita Rakyat Sumatera, Selasa (27/9) di halaman kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jalan Iskandar Muda, Medan. 

Medan (SIB)

Pemko Medan melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menggelar Lomba Bertutur Cerita Rakyat Sumatera Utara dari tanggal 27 - 28 September 2022.


Selain memperingati hari literasi nasional, kegiatan yang digelar untuk meningkatkan minat baca masyarakat ini juga untuk mewujudkan visi dan misi Wali Kota Medan Bobby Nasution memajukan Kota Medan.


Lomba yang digelar di Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Medan ini dibuka oleh Asisten Umum Renward Parapat, Selasa (27/9) di halaman kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jalan Iskandar Muda, Medan.


Turut Hadir Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Adlan, Kabid Perpustakaan Sufly dan perwakilan PT Bank Sumut.


Lomba yang diikuti pelajar SD se- Kota Medan ini juga diisi dengan pemilihan Duta Baca Kota Medan tahun 2022.


Asisten Umum Renward Parapat mengatakan, minat baca merupakan aktor utama dalam meningkatkan kualitas masyarakat dalam segi pendidikan, baik dari segi formal maupun informal.


Saat ini, minat baca masih menjadi masalah yang belum terselesaikan hingga saat ini, padahal telah banyak usaha yang dilakukan dalam meningkatkan minat baca masyarakat.


"Saya sangat mengapresiasi terlaksananya perlombaan dan pemilihan duta baca kota Medan. Tentunya kegiatan ini memberikan banyak manfaat dan sebagai salah satu cara membentuk nilai positif bagi masyarakat Kota Medan sebagai bagian dari usaha kita bersama untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan memelihara kekayaan adat dan budaya," jelasnya.


Menurut Renward, upaya pembudayaan membaca harus ditanamkan dan dilatih pada anak- anak sedini mungkin serta dilakukan secara komunikatif.


Artinya penanganan budaya baca tidak cukup hanya oleh guru atau komunitas di sekolah, tetapi peran orang tua, masyarakat maupun Pemerintah juga merupakan faktor yang cukup penting.


"Mari kita Jadikan kegiatan ini sebagai uji kemampuan bagi seluruh peserta lomba sesuai dengan materi lomba yang dipertandingkan, serta sukses dalam menggapai prestasi selanjutnya sehingga menjadi generasi muda yang tanggung, cerdas dan berwawasan luas," ajaknya.


Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Adlan mengungkapkan bahwa, lomba Bertutur Cerita Rakyat ini dalam rangka memperingati hari literasi nasional.


"Lomba diikuti 50 pelajar SD se- Kota Medan, diharapkan dapat memberikan paradigma baru untuk menarik minat masyarakat dalam mencari informasi atau ilmu pengetahuan agar lebih kreatif dan inovatif,” harapnya. (A8/a)




Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com