Kemnaker Dorong Reformasi Birokrasi Bidang SDM Aparatur


108 view
Kemnaker Dorong Reformasi Birokrasi Bidang SDM Aparatur
Fakta Berita.co.id
Sekretaris Jenderal Kemnaker, Anwar Sanusi
Jakarta (SIB)
Kementerian Ketenaga-kerjaan (Kemnaker) menggelar workshop Finalisasi Penyusunan Analisa Jabatan (Anjab) dan Analisa Beban Kerja (ABK) di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan, Jumat (1/10). Anjab tersebut merupakan proses untuk mengetahui jumlah kebutuhan pegawai serta jenis jabatan dari PNS dan PPPK ke depannya.

Menurut Sekretaris Jenderal Kemnaker Anwar Sanusi, pihaknya terus melakukan pembenahan dan penataan melalui tata kelola reformasi birokrasi bidang SDM Aparatur. Adapun hal ini sesuai amanat UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), yang mewajibkan setiap instansi pemerintah menyusun Anjab dan ABK. Dalam pelaksanaannya, Kemnaker juga mengacu pada Peraturan Menteri Nomor 1 Tahun 2021 tentang Struktur Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Ketenagakerjaan.

"Tujuan diselenggarakannya penyusunan Analisa Jabatan dan Analisa Beban Kerja ini adalah untuk mendalami dan meningkatkan pemahaman tentang Analisis Jabatan, Analisis Beban Kerja dan Pedoman Perhitungan Jumlah Kebutuhan PNS, Serta Pedoman Evaluasi Jabatan," ujar Anwar dalam keterangan tertulis, Sabtu (2/10).

Lebih lanjut, Anwar menambahkan penyusunan Anjab dan ABK bertujuan agar peserta mampu melakukan tugas sebagai analis jabatan. Tugas ini meliputi penyusunan uraian jabatan (job description), serta analisis beban kerja untuk menghitung jumlah kebutuhan PNS secara riil dan proporsional.

Anwar menjelaskan penyusunan Anjab dan ABK dibuat berbasis aplikasi yang memudahkan ASN dalam menginput data. Hal ini juga akan mempermudah pengecekkan jumlah kebutuhan pegawai, proses integritas, dan peta jabatan.

"Nantinya hasil dari Analisis Jabatan dan Analisis Beban Kerja, ini berupa uraian jabatan (job description) sangat memegang peranan penting dan mendasar serta merupakan titik awal (starting point) dalam perencanaan berupa jumlah, kualitas (kompetensi) dalam rekrutmen dan penempatan, serta penentuan besaran organisasi, dan dalam pengembangan SDM Aparatur berupa kinerja, peningkatan kompetensi serta penghasilannya," tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Anwar turut mengapresiasi unit kerja yang telah menetapkan hasil Anjab dan ABK di lingkungan Kemnaker. Unit kerja ini antara lain, Direktorat Jenderal Pembinaan Pengawasan dan K3, Direktorat Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial, serta Biro Hubungan Masyarakat.

Selain itu, ia juga mengapresiasi Analis Kebijakan Ahli Utama, Haris Faozan beserta Tim dari Lembaga Administrasi Negara atas dukungan dalam penyusunan Anjab dan ABK di Kemnaker.

"Kepada para peserta diharapkan dapat memahami secara baik dan mampu melakukan Analisa Jabatan, Analisa Beban Kerja dan perhitungan jumlah kebutuhan pegawai, serta evaluasi kembali jabatan yang telah disusun di lingkungan unit kerja masing-masing," pungkasnya. (detikcom/d)


Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com