Kesawan City Walk Kembali Buka 19 November, Pelaku Usaha dan Pengunjung Wajib Sudah Vaksin


198 view
Kesawan City Walk Kembali Buka 19 November, Pelaku Usaha dan Pengunjung Wajib Sudah Vaksin
Foto : Dok/Diskominfo Medan
Pimpin Rapat : Wakil Wali Kota H Aulia Rachman memimpin rapat pembahasan dibukanya kembali KCW di Ruang Rapat I, Kantor Wali Kota Medan, Selasa (2/11/2021).
Medan (harianSIB.com)

Pemko Medan akan membuka kembali Kesawan City Walk (KCW) dengan penerapan Prokes ketat pada 19 November 2021, antara lain mewajibkan seluruh pelaku usaha, karyawan, dan pengunjung sudah divaksin, dibuktikan dengan scan barcode melalui aplikasi "Peduli Lindungi" di pintu masuk.

Hal itu menjadi salah satu keputusan rapat yang dipimpin Wakil Wali Kota H Aulia Rachman di Ruang Rapat I, Kantor Wali Kota Medan, Selasa (2/11/2021).

“OPD terkait harus mempersiapkan pembukaan kembali Kesawan City Walk secara maksimal. Semua harus sudah mulai bekerja, pada 15 November seluruh persiapan termasuk hal-hal teknis harus sudah final,” tegas Aulia Rachman.

Dikatakan Aulia di hadapan Sekda Wiriya Alrahman, perwakilan unsur Forkopimda, para Asisten, dan pimpinan OPD terkait di lingkungan Pemko Medan yang hadir dalam rapat itu, seluruh pelaku UMKM yang lama akan kembali ditampung, sedangkan lokasi yang kosong diisi pelaku UMKM baru. Untuk itu, sebutnya, harus segera dilakukan pemetaan lokasi dan pelaku UMKM.

“Selain itu, OPD terkait harus bisa memastikan pelaku UMKM yang berusaha di KCW untuk patuh prokes dan sudah divaksin, begitu juga karyawan. Bukan hanya pelaku usaha dan pengunjung, setiap orang yang memasuki wilayah KCW, termasuk kita-kita, wajib sudah divaksin,” tegasnya.

Diakui, dibukanya kembali KCW seiring membaiknya kondisi Covid-19 di Medan yang sudah turun ke PPKM level II, dan diharapkan dapat turun ke Level I.

Jurnalis Koran SIB Roy Simorangkir melaporkan, Sekda Wiriya Alrahman menyebutkan, saat ini jumlah kasus baru rata-rata di bawah 10, bahkan tiga hari lalu jumlah kasus hanya 1. Beberapa hari ini juga tidak ada kasus kematian. Di samping itu, percepatan vaksinasi juga sudah mencapai 68 persen pada 28 Oktober lalu. Diharapkan, dengan tetap menerapkan Prokes dan 3T serta vaksinasi, Medan dapat turun ke level I.

“Karena itu, penerapan prokes adalah mutlak. Di samping itu, untuk mengontrol keramaian, pintu masuk harus dibatasi. Jangan teledor, karena itu akan mengakibatkan kerumuman,” pesannya.

Ditegaskan, seluruh persiapan fisik, ekonomi, dan sosial harus segera dituntaskan sebelum KCW dibuka kembali. Soal genangan air di Jalan A Yani IV saat hujan turun, kebersihan, penerangan, parkir, dan pelaku UMKM, tegasnya, juga harus dipersiapkan dengan matang dan terukur.

Sekda juga menekankan Dinas Perhubungan untuk menata parkir dengan baik dan memastikan tidak ada kutipan parkir bagi pengunjung KCW. Sekda juga meminta Dinas Kebudayaan dapat memberikan sentuhan seni budaya yang tidak mengundang kerumunan. (*)

Editor
: Robert
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com