Ketua Aspatan Sumut: Masyarakat Sambut Positif Kebijakan Jokowi Turunkan Harga Tes PCR


202 view
Ketua Aspatan Sumut: Masyarakat Sambut Positif Kebijakan Jokowi Turunkan Harga Tes PCR
Foto Dok
Toni Togatorop SE MM
Medan (harianSIB.com)

Ketua Aspatan (Assosiasi Petani Nasional) Sumut Toni Togatorop mengatakan, masyarakat menyambut positif kebijakan Presiden Jokowi menurunkan harga tes PCR sebagai persyaratan bagi penumpang naik pesawat udara menjadi Rp300 ribu, serta memperpanjang masa berlakunya menjadi 3x24 jam.

"Seperti kita ketahui, berbagai elemen masyarakat sempat melontarkan kritikan atas mahalnya biaya tes PCR sebagai syarat bagi penumpang naik pesawat udara. Bahkan ada yang menuntut pemerintah menghapuskan tes PCR tersebut, dengan alasan sudah divaksin serta menurunnya penyebaran Covid-19," ujar Toni Togatorop kepada jurnalis Koran SIB Firdaus, Rabu (27/10/2021), di Medan.

Mendengar aspirasi arus bawah ini, ujar Toni, dengan gerak cepat Presiden Jokowi menyahutinya, dengan menurunkan biaya tes PCR menjadi Rp300 ribu serta memperpanjang masa berlakunya menjadi 3x24 jam, agar masyarakat tidak terlalu dibebani.

"Kita akui memang, persyaratan tes PCR bagi penumpang pesawat udara, sangat memberatkan serta mengganggu perekonomian masyarakat, terutama pengusaha kecil maupun rakyat golongan menengah ke bawah yang ingin berpergian menggunakan pesawat udara," tambah politisi Partai Hanura Sumut ini.

Tapi karena alasan Presiden Jokowi tetap mempertahankan tes PCR, untuk menghindari risiko penyebaran virus corona semakin meningkat, karena mobilisasi penduduk juga semakin meningkat, dapat diterima masyarakat luas dengan lapang dada.

"Padahal kalau kita akui secara jujur, persyaratan tes PCR ini sangat memberatkan masyarakat, walaupun sudah diturunkan harganya dan masa berlakunya diperpanjang," kata Toni.

Namun demikian, mantan Ketua Fraksi Hanura DPRD Sumut itu berharap kepada pemerintah agar terus mengawasi pelaksanaanya, jangan sampai tes PCR ini dijadikan oknum tertentu menjadi ajang bisnis untuk memperkaya pribadi dan kelompoknya, sehingga sangat merugikan bagi masyarakat. (*)

Editor
: Wilfred/Donna Hutagalung
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com