Jarang Hadiri Rapat Paripurna Dewan

Ketua DPRD "Sentil" Wali Kota Tanjungbalai


305 view
Ketua DPRD
SIB/Usni Pili Panjaitan
Paripurna : Rapat paripurna LKPJ Wali Kota Tanjungbalai TA2015, Selasa (19/4) di aula Kantor DPRD minim kehadiran PNS dan anggota dewan.
Tanjungbalai (SIB)- Jarang hadir pada rapat paripurna dewan, Wali Kota Tanjungbalai Mhd Syahrial SH MH "disentil" pimpinan rapat Bambang Haryanto SE pada rapat paripurna LKPJ Wali Kota Tanjungbalai TA2015, Selasa (19/4) di Kantor DPRD Kota Tanjungbalai.

"Beberapa kali rapat paripurna wali kota tidak melaksanakan paripurna. Kita berharap wali kota dapat menghargai rapat paripurna ini," tegas Ketua DPRD Bambang Haryanto SE saat memimpin rapat paripurna penyampaian jawaban wali kota atas pandangan umum fraksi terhadap LKPJ Wali Kota Tanjungbalai TA2015.

Rapat paripurna penyampaian jawaban wali kota atas pandangan umum fraksi DPRD disampaikan Wakil Wali Kota H. Ismail dihadapan sejumlah anggota dewan dan FKPD serta PNS.

Bukan hanya wali kota yang terkena "sentilan" Ketua DPRD, sejumlah anggota dewan yang tidak hadir tanpa alasan dan keterangan yang jelas pun terimbas. "Bagi anggota dewan yang beberapa kali tidak hadiri paripurna tanpa keterangan yang jelas saya minta Badan Kehormatan Dewan (BKD) agar dapat menindaklanjutinya," kata Bambang.

Sebaliknya Bambang selaku pimpinan rapat mengapresiasi dan memuji keaktifan Wakil Wali Kota H Ismail yang beberapa kali rapat paripurna selalu hadir. "Ucapan terima kasih kita kepada Wakil Wali Kota yang sejak rapat paripurna digelar selalu hadir," sanjung Bambang.

Pantauan SIB, rapat paripurna LKPJ Wali Kota Tanjungbalai TA2015 dihadiri belasan anggota dewan dari 25 anggota DPRD. Sedangkan tingkat kehadiran SKPD dan PNS terkesan rendah dan banyaknya kursi kosong.

Ketua MPI DPD KNPI Tanjungbalai versi KLB Jakarta Chairul Rasyid Pangaribuan S.Sos.I mengapresiasi pernyataan Ketua DPRD Bambang Haryanto SE yang menyampaikan "sentilan" terhadap Wali Kota Tanjungbalai yang jarang menghadiri rapat paripurna dewan.

"Apresiasi buat Ketua DPRD. Memang terkadang mungkin penguasa di kota ini menganggap rapat paripurna hal biasa. Padahal paripurna menurut saya sesuatu yang penting karena menyangkut anggaran pembangunan dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Bukan kali ini saja terjadi, sejak wali kota dijabat Thamrin Munthe pun seperti ini juga. Bahkan tak jarang anggota dewan saat paripurna digelar menyampaikan keluhan, kecaman dan mengkritik rendahnya kehadiran wali kota, terang Rasyid.

Rasyid berharap wali kota dan anggota dewan yang tidak hadiri paripurna menyadari bahwa rapat paripurna merupakan bahagian dari tanggung jawab yang harus dipenuhi dengan tetap hadir sebagai contoh bagi PNS dan masyarakat bahwa disiplin harus diutamakan dalam setiap menjalankan tugas. (D22/D21/y)





Tag:
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com