Pengunjung KCW Mengeluh

Ketua DPRD Medan Minta Dinas Terkait Siapkan Toilet Berjalan


183 view
Ketua DPRD Medan Minta Dinas Terkait Siapkan Toilet Berjalan
Foto Dok
Hasyim SE
Medan (SIB)
Ketua DPRD Medan Hasyim SE minta kepada dinas terkait yakni Dinas Kebersihan dan Pertamanan menyiapkan toilet berjalan di lokasi Kesawan City Walk (KCW). Karena para pengunjung kerap mengeluhkan tidak tersedianya toilet. Kalau terdesak harus menumpang di toilet BRI yang ada di kawasan tersebut.

“Tapi kan tidak mungkin terus menerus menumpang di tempat lain. Ini harus menjadi perhatian serius Dinas Kebersihan dan Pertamanan menyiapkannya. Sepertinya sepele, tapi tidak boleh disepelekan. Orang pasti buang air, apalagi selesai makan dan minum. Kalau pengunjung “kebelet” mau kemana dia pergi karena tidak tersedia toilet. Orang pun berpikir mau datang lagi meski kulinernya enak,” kata Hasyim kepada wartawan, Selasa (20/4).

Memang diakui Hasyim, KCW yang dikelola 13 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) termasuk Dinas Kebersihan dan Pertamanan sedang dalam soft launching. Tapi meski demikian, Dinas Kebersihan dan Pertamanan harus menyiapkan toilet beberapa unit untuk memudahkan pengunjung buang air. Wali Kota Medan Boby Nasution sudah bekerja keras mengembangkan UMKM di Kesawan lewat KCW sebagai Kitchen of Asia harus didukung, maka hal-hal kecil tidak boleh disepelekan oleh OPD.

“Itu perlu diperhatikan, tapi sebelum prasarana toilet umum berjalan disediakan, Dinas Kebersihan dan Pertamanan harus memperbaikinya dulu. Karena selama ini kondisinya kurang layak pakai, harus disegerakan menyiapkan toilet tersebut di KCW,” ucapnya.

Hasyim yang juga Ketua DPC PDIP Kota Medan ini melihat terjadinya kerumunan di KCW. Dia berharap tim gugus tugas memperhatikan prokesnya di lokasi kuliner tersebut, apalagi bersadarkan pengamatannya banyak juga orang yang tidak memakai masker. Prokes di KCW harus diterapkan secara ketat mengingat status Medan terhadap Covid-19 dari zona merah jambu kembali ke zona merah.

“Makanya prokes yang ketat harus diterapkan agar jangan terjadi klaster baru di KCW. Harus ada sarana cuci tangan lengkap dengan sabun, pemilik stand makanan harus menyiapkan kursi yang berjarak, pengunjung harus bermasker, dan jam berapa tutup tim gugus tugas harus ikut memantaunya,” terang Hasyim. (A8/f)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com