Ketua DPRD SU Ajak Gubernur dan Bupati Dukung KPOTI Lestarikan Olahraga Tradisional dan Budaya


198 view
Ketua DPRD SU Ajak Gubernur dan Bupati Dukung KPOTI Lestarikan Olahraga Tradisional dan Budaya
(Foto: SIB/Firdaus Peranginangin)
FOTO BERSAMA : Ketua DPRD Sumut Drs Baskami Ginting foto bersama dengan pengurus KPOTI Sumut yang dipimpin Ketua Umumnya Agustin Sastrawan Harahap, seusai beraudiensi dengan ketua dewan, Rabu (25/8) di DPRD Sumut. 

Medan (SIB)

Ketua DPRD Sumut Drs Baskami Ginting mengajak Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dan seluruh bupati/wali kota di Sumut untuk mendukung KPOTI (Komite Permainan Rakyat dan Olahraga Tradisional Indonesia) Sumut melestarikan gerakan olah raga tradisional dan kebudayaan di daerah ini.


Hal itu diungkapkan Baskami Ginting saat menerima audiensi pengurus KPOTI Sumut yang dipimpin Ketua Umum KPOTI Sumut Agustin Sastrawan Harahap, Rabu (25/8) di DPRD Sumut.


"Sumatera Utara memiliki kekayaan budaya yang menjadi daya tarik internasional, sehingga langkah-langkah KPOTI untuk melestarikan budaya sangat patut didukung agar tak lekang dimakan zaman," ujar Baskami sembari mengapresiasi gerakan KPOTI melestarikan olahraga tradisional dan kebudayaan.


Dikatakan politisi PDI Perjuangan Sumut ini, pihaknya akan berbicara dengan Gubernur Sumut dan DPRD Sumut terkait nomenklatur alokasi hibah kepada KPOTI Sumut, agar rencana pelestarian olahraga tradisional dan kebudayaan ini dapat terlaksana.


Sementara itu, Ketua Umum KPOTI Sumut Agustin Sastrawan Harahap menegaskan KPOTI menjadi salahsatu unsur dalam sistem keolahragaan nasional serta sistem pemajuan kebudayaan.


"Di Sumut, sudah ada 18 kabupaten/kota yang terbentuk. Secara nasional sudah ada 34 provinsi dan 256 kabupaten/kota yang terbentuk melestarikan olahraga tradisional, seperti olahraga layang-layang, gebuk bantal dan lainnya," terang Agustin.


Dikatakannya, KPOTI Sumut telah berjalan hampir dua tahun serta melakukan sejumlah kegiatan secara bergotong-royong. Diantaranya mulai dari Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) tingkat provinsi hingga pembentukan Pangkalan Olahraga Tradisional (Pangkotrad) sampai tingkat desa.


"Namun itu semua membutuhkan dukungan pemerintah dan legislatif. KPOTI Sumut merangkul lapisan masyarakat, tokoh masyarakat, tokoh agama, budayawan, organisasi kemasyarakatan, pegiat budaya, UMKM, organisasi pemuda dan komunitas. Agar semua memiliki rasa kepedulian dan terpanggil untuk bersama sama memajukan kembali budaya Nusantara kita," kata Agustin.


Momentum bulan Agustus tahun 2021, KPOTI menjadikannya sebagai bulan Permainan Rakyat dan Olahraga Tradisional (BPROT). KPOTI Sumut akan terus menjemput dukungan dan penguatan dari Pemprov Sumut dan DPRD Sumut serta berkordinasi dengan Dispora, Disbudpar serta Disdik Sumut. (A4/f)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com