Ketua DPRD SU Desak Dinas BMBK "Blacklist" Kontraktor Nakal Kerjakan Proyek Jalan Provinsi


292 view
Ketua DPRD SU Desak Dinas BMBK "Blacklist" Kontraktor Nakal Kerjakan Proyek Jalan Provinsi
Foto: dok. Istimewa
Ketua DPRD Sumut, Drs Baskami Ginting 

Medan (harianSIB.com)

Ketua DPRD Sumut Drs Baskami Ginting mendesak Dinas BMBK (Bina Marga dan Bina Konstruksi) Sumut "blacklist" kontraktor "nakal" atau yang selama ini bermasalah serta tidak berkualitas dalam mengerjakan proyek jalan dan jembatan, sebagai salah satu penyebab cepatnya rusak jalan-jalan provinsi yang tersebar di kabupaten/kota.

"Dinas BMBK Sumut harus mendata seluruh rekanan/kontraktor yang selama ini bermasalah, untuk selanjutnya memasukkan dalam daftar hitam dan tidak dibenarkan lagi mengerjakan proyek APBD Sumut," tegas Baskami Ginting kepada jurnalis Koran SIB Firdaus Peranginangin, Kamis (11/11/2021) di DPRD Sumut.

Penegasan itu diungkapkan Baskami seusai menerima pengaduan masyarakat terkait rusaknya jalan provinsi yang menghubungkan Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) ke Kabupaten Toba di wilayah Parsoburan, yang dilaporkan baru selesai dikerjakan sudah rusak.

"Kita sangat prihatin terhadap kualitas jalan provinsi di Sumut yang cepat kali mengalami rusak. Padahal baru selesai dikerjakan. Hal ini perlu menjadi perhatian serius Dinas BMBK agar tidak lagi mempekerjakan kontraktor yang hasil karyanya tidak bagus," tandas Baskami.

Menurut politisi PDI Perjuangan Sumut ini, Dinas BMBK Sumut perlu membuat terobosan baru dengan meruntuhkan "dinasti" rekanan yang selama ini menguasai proyek di instansi tersebut, dengan mengganti rekanan yang berkualitas serta bertanggungjawab, agar hasilnya bisa lebih maksimal.

"Selain itu, harus diperketat persyaratan tender untuk pelaksana proyek, agar infrastruktur jalan dan jembatan di Sumut ke depan bisa semakin baik," ujarnya sembari meminta semua pihak bersinergi dalam mewujudkan jalan "mantap" di Sumut.

Menurut Ketua Baguna DPD PDI Perjuangan Sumut itu, masyarakat juga harus turut serta memantau pelaksanaan proyek jalan dan jembatan yang dikerjakan di daerahnya masing-masing, demi mewujudkan ketransparansian di Sumut.

"Kita harus malu terhadap kualitas jalan provinsi, karena jauh lebih bagus jalan di desa-desa yang anggarannya bersumber dari dana desa yang pelaksana pekerjaannya dilakukan secara bergotong-royong oleh warga masyarakat," tandas Baskami Ginting.(*).

Editor
: Robert/Eva
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com