Ketua DPRD SU Puji Sikap Kapoldasu Cabut Status Tersangka Terhadap Pedagang Pajak Gambir

* Ajak Masyarakat Jangan Pernah Takut Laporkan Premanisme ke Polisi

190 view
Ketua DPRD SU Puji Sikap Kapoldasu Cabut Status Tersangka Terhadap Pedagang Pajak Gambir
Foto Istimewa
Ketua DPRD Sumut, Drs Baskami Ginting 
Medan (SIB)
Ketua DPRD Sumut Drs Baskami Ginting memuji sikap Kapoldasu Irjen Pol Drs RZ Panca Putra Simanjuntak yang mencabut status tersangka terhadap salah seorang pedagang Pajak Gambir Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang, LI Gea (37) yang dianiaya preman.

"Keputusan yang diambil Pak Kapoldasu dengan mencabut status tersangka terhadap Ibu Gea sudah tepat. Kita melihat, hal tersebut sebagai langkah maju serta bentuk responsif Polri terhadap rakyat yang merindukan keadilan," tegas Baskami Ginting kepada wartawan, Minggu (24/10), melalui telepon di Medan.

Baskami menyakini, keputusan tersebut menjadi kabar baik bagi masyarakat pencari keadilan di daerah ini, terkhusus bagi pedagang Pajak Gambir LI Gea beserta seluruh keluarganya yang sempat merasa terpukul, akibat Polsek Percut Sei Tuan menetapkannya menjadi tersangka.

"Dengan pencabutan status tersangka tersebut, tentunya Polri akan semakin dekat dengan masyarakat, karena Polri sudah hadir untuk memberikan rasa keadilan dan keberpihakan terhadap rakyat kecil, seperti yang dialami ibu Gea yang dianiaya oknum preman," tandas politisi PDI Perjuangan Sumut itu.

Menurut anggota dewan Dapil Kota Medan ini, pencabutan status tersangka ini menjadi tonggak baru bagi Polda Sumut dalam upayakan penegakan hukum dan menghadirkan rasa aman bagi masyarakat.

Berkaitan dengan itu, Kepala Baguna DPD PDI Perjuangan Sumut itu mengajak seluruh elemen masyarakat, agar jangan pernah ragu ataupun takut melaporkan oknum premanisme kepada aparat kepolisian, jika telah membuat keresahan bagi warga, karena tidak ada kebal hukum bagi pelaku yang melanggar hukum.

Seperti diketahui, kasus pedagang dipukul preman ini sebelumnya mencuat setelah video peristiwa itu viral di Medsos. Kemudian, Polsek Percut Sei Tuan, yang menangani kasus ini, menetapkan pedagang dan pria yang diduga preman menjadi tersangka.

Penetapan tersangka terhadap pedagang yang menjadi korban penganiayaan oleh preman tersebut menjadi perhatian publik dan petinggi Polri, sehingga Kapolsek Percut Sei Tuan AKP Janpiter Napitupulu dicopot dari jabatannya dan penanganan kasus yang menghebohkan itu, diambil alih oleh Polda Sumut. (A4/a)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com