Kondisi Memprihatinkan, Nenek Poniah Rindu Bantuan Pemkab Labura


276 view
Kondisi Memprihatinkan, Nenek Poniah Rindu Bantuan Pemkab Labura
Foto : Net
Ilustrasi

Aek Kanopan (SIB)

Seorang nenek bernama Poniah (80) warga Wonosari, Lingkungan III, Kelurahan Aek Kanopan, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) kondisinya sangat memprihatinkan.

Wanita uzur ini berjalan menggunakan tongkat karena lumpuh akibat tertimpa pohon kelapa sawit lima tahun lalu.

"Aku udah lama jalan pakai tongkat, sejak lima tahun lalu. Waktu itu aku lagi jalan sekitar rumahku, tiba-tiba pohon kelapa sawit tumbang dan menimpa kakiku sehingaa kondisiku lumpuh," ungkap Poniah saat di temui wartawan SIB, Senin (28/11) di rumahnya.

Dia mengakui untuk berdiri sangat sulit walau dibantu tongkat, karena pensendian dan lututnya terasa nyeri sedangkan untuk menghidupi dirinya dibantu oleh anaknya Parnoto (48).

Nenek Poniah tinggal dirumah yang sangat sederhana sangat mendambakan bantuan Pemkab Labura. "Lihatlah nak kondisi saya, kami miskin, tinggal dirumah papan, namun belum pernah memdapat bantuan, baik sembako dari Pemkab Labura ini. Kami sangat merindukan bantuan Pemkab Labura," ujar Poniah memelas.

Anak nenek Poniah, Parnoto yang bekerja sebagai kuli bangunan mengaku merawat ibunya dengan apa adanya. "Maklumlah bang, berapalah gaji kuli bangunan, sementara saya harus menafkahi istri dan tiga anak saya, kalau ada bantuan sembako atau bantuan langsung tunai dari Pemkab Labura, kepada ibu saya kan sangat membantu," ujar Parnoto seraya menambahkan dirinya juga terpaksa mengirit belanja hanya untuk membeli obat nyeri lutut ibunya.

Dalam kesempatan itu, Parnoto juga memohon adanya perhatian Pemkab Labura terhadap ibunya, secara khusus bantuan sembako dan bantuan langsung tunai.

Kepala Lingkungan IIIB, Supar mengakui bahwa nenek Poniah dahulunya tercatat penerima bantuan dari Pemkab Labura, namun bantuan itu dialihkan kepada menantunya bernama Siti Roisah. " Dulunya nek Poniah pernah mendapat bantuan, namun setelah adanya daftar ulang penerima bantuan maka yang terdaftar penerima bantuan dialihkan kepada menantunya," sebut Supar seraya menambahkan bahwa nek Poniah dan almarhum suaminya dituakan di lingkungan itu. (EL/BR05/f)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com