LSM P2I Melapor ke Kejari Sibolga, Dana BOS SMKN 3 Dituding Korupsi


281 view
LSM P2I Melapor ke Kejari Sibolga, Dana BOS SMKN 3 Dituding Korupsi
Foto SIB/Helman
Serahkan : Simon Situmorang  menyerahkan laporan dugaan korupsi dana BOS di SMKN 3 Sibolga, diterima staf penerimaan surat Kejari Sibolga, Bunga di Kantor Kejari, Senin (22/2/2021).
Sibolga (SIB)
Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pemantau Pembangunan Indonesia (P2I) Simon Situmorang melaporkan dugaan korupsi pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 3 Sibolga ke Kajari Sibolga, Senin (22/2).

Simon hanya menuding dana BOS sebesar Rp 1,5 miliar lebih di sekolah itu diduga dikelola tidak sesuai dengan peraturan teknis yang dikeluarkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Namun tidak dijelaskan pelanggaran yang dilakukan dalam hal pengelolaan dana BOS tersebut.

Namun Simon memohon kepada Kajari Sibolga untuk menindaklanjuti pengaduan mereka dengan mengusut serta memeriksa pihak pihak yang bertanggungjawab dalam pengelolaan dana BOS di sekolah tersebut."Kepala Sekolah dan Bendahara berperan penting dalam pengelolaan dana BOS di sekolah,"katanya.

Selain dana BOS, Simon juga menyinggung pengutipan uang komite dari orangtua peserta didik Rp 27.000 di sekolah yang beralamat di Jalan Tukka, Sibuluan Terpadu, Kecamatan Pandan itu. Dia meminta Kejari dapat mengungkap potensi korupsi hingga tuntas.

Pantauan SIB di Kantor Kejari Sibolga, laporan Ketua LSM P2I diterima staf penerimaan surat, Bunga (23) dengan mengatakan setiap laporan akan diregister. Simon Situmorang membuat laporan dua rangkap berupa asli dan fotocopi supaya ada pertinggal untuk bukti penerimaan laporan.

Kepala SMKN 3 Sibolga Awaliul Ramdani yang dihubungi SIB belum mengangkat telepon. Sedangkan pesan WA yang disampaikan wartawan terkait permintaan tanggapan atas tuduhan korupsi dan bagaimana pengelolaan dana BOS di sekolah SMKN 3 Sibolga, juga belum dibalas.

Sementara itu Bendahara Sekolah, Naibaho yang dimintai tanggapannya memersilahkan wartawan untuk datang langsung ke SMKN 3 Sibolga. Dia bahkan mengatakan, komunikasi dengan pers atau pihak-pihak yang memberikan perhatian terhadap kemajuan pendidikan di Kota Sibolga, berjalan baik. Akan tetapi ketika awak media mendatangi SMKN 3 Sibolga pada Selasa (23/2), kepala sekolah maupun bendahara tidak ada di sekolah karena sedang pergi melayat.(G04/c)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib edisi cetak
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com