Launching GAK, Bupati Sergai: Jangan Beda-bedakan dalam Memberikan Bantuan


125 view
Launching GAK, Bupati Sergai: Jangan Beda-bedakan dalam Memberikan Bantuan
(Foto: SIB/Bonny Sembiring)
SERAHKAN INSENTIF: Bupati Sergai Darma Wijaya didampingi Wabup Adlin Umar Yusri Tambunan menyerahkan dana insentif secara simbolis kepada perwakilan Guru Sekolah Minggu (GSM), usai melaunching Gerakan Aksi Kasih (GAK), Kamis (20/5), di aula Sultan Serdang Komplek Kantor Bupati, di Seirampah.
Sergai (SIB)
Bupati Serdangbedagai (Sergai) Darma Wijaya didampingi Wakil Bupati (Wabup) H Adlin Umar Yusri Tambunan melaunching Gerakan Aksi Kasih (GAK), Kamis (20/5), di Aula Sultan Serdang Komplek Kantor Bupati, di Seirampah, usai mengikuti Upacara Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-113.

Mengawali sambutannya, Bupati Darma Wijaya mengemukakan, selain Gerakan Amal Sholeh (GAS), Pemkab Sergai juga melaunching GAK untuk umat Nasrani serta memberikan tali asih kepada Guru Sekolah Minggu (GSM) yang bertugas di gereja-gereja se-Kabupaten Sergai.

"Tentu ini menjadi semangat baru bagi kita, karena GSM sudah bisa mendapatkan dana insentif sebesar Rp 1,2 juta yang akan diterima dalam 3 tahapan. Semoga, apa yang kita berikan ini dapat membawa manfaat sekaligus menambah semangat bagi para GSM dalam menjalankan tugas yang mulia," ujar Bupati.

Darma Wijaya juga menyebut, dana GAK ini bersumber dari penghasilan para ASN yang beragama Kristen dijajaran Pemkab Sergai dengan besaran 2,5% dari Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).

"Saya tegaskan kepada kita semua, jangan membeda-bedakan dalam memberikan bantuan ini dan jangan beranggapan bahwa bantuan tersebut ada kaitannya dengan politik," tegasnya.

Pada kesempatan itu, Bupati pun mengajak seluruh unsur Forkopimda agar bersama-sama mengentaskan permasalahan narkoba yang akhir-akhir ini kian mengkhawatirkan di Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat.

Dalam hal ini, kata Darma, pihaknya siap berkoordinasi dan membantu jajaran Polri maupun BNN untuk menuntaskan penanganan kejahatan narkoba itu.

"Selamatkan generasi muda dari ancaman narkotika, karena barang haram itu dapat merusak masa depan dan moral anak bangsa. Kita jangan takut untuk memberantas peredaran gelap narkoba. Jika jaringan pengedar narkoba tidak betah di Sergai maka peredarannya akan terkendali. Oleh karena itu, sudah sepantasnya jaringan pengedar narkoba diberikan hukuman berat agar tidak merusak generasi bangsa," pungkas Bupati.

Sebelumnya, Ketua GAK Fajar Simbolon dalam laporannya menyampaikan bahwa jumlah gereja yang ada di Sergai sebanyak 417 gereja. Sedangkan, jumlah ASN yang beragama Kristen sebanyak 2011 orang.

"Dari 2,5% penghasilan yang didonasikan ASN ke Pemkab Sergai mampu memberikan tali kasih kepada 1 orang GSM yang berada di masing-masing gereja dengan besaran sebanyak Rp 1,2 juta/tahun," ungkap Fajar Simbolon yang juga menjabat Kasat Pol PP Pemkab Sergai itu.

Hadir pada kegiatan itu, unsur Forkopimda, Sekdakab Sergai H M Faisal Hasrimy, para Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala OPD serta sejumlah perwakilan Guru Sekolah Minggu dan Pimpinan Gereja. (C4/c)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Tag:
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com