Layanan Link Swab Tak Bisa Dibuka, Humas RS USU Minta Masyarakat Pengertian


363 view
Layanan Link Swab Tak Bisa Dibuka, Humas RS USU Minta Masyarakat Pengertian
(Foto: Dok/DD)
TIDAK DAPAT DIBUKA: Formulir pemeriksaan PCR SARS-CoV2 Umum RS USU di http://bit.ly/PCRUmumRSUSU yang tidak dapat dibuka, Rabu (21/7). 
Deliserdang (SIB)
Warga Medan Johor bernisial DD (45) mengeluhkan pelayanan online daftar swab gratis di RS USU Medan. Sebab pendaftaran yang ia peroleh informasi dapat diakses melalui formulir pemeriksaan PCR SARS-CoV2 Umum RS USU di http://bit.ly/PCRUmumRSUSU. Namun link tersebut tidak dapat digunakan.

"Saya sedikit kecewa dengan layanan tersebut. Untuk apa dibagikan ke masyarakat namun tidak dapat dipergunakan link-nya. Padahal layanan swab ini sangat kita butuhkan apabila ada keluagar kita yang ada gejala Covid-19," kata DD kepada SIB di Delitua saat bincang-bincang, Rabu (21/7).

Dia menceritakan, awalnya orangtua ada gejala Covid-19. Lalu ia konsultasi dengan salah satu dokter. Dokter itu menyarankan gunakan layanan PCR SARS-CoV2 Umum RS USU di http://bit.ly/PCRUmumRSUSU.

"Saya akses tapi tidak bisa digunakan. Saya buka link terus ada muncul bacaan kayak tidak bisa digunakan intinya," terang DD.

Lalu, ia tanya lagi ke dokter itu tidak bisa digunakan link nya. Dokter itu menjawab minta fotokopi KTP untuk didaftarkan di RS dia bertugas namun bersamaan waktunya dengan pendaftaran di RS Kodam I karena orang tua dia merupakan pensiunan TNI.

"Jadi orang tua saya sudah dapat swab, tidak jadi ikut ke dokter tersebut. Karena ketepatan bersamaan waktunya ia minta KTP tersebut," katanya.

Dengan hal itu, ia berharap agar layanan link swab di RS USU itu bisa digunakan masyarakat umum, agar bersama-sama bisa memerangi atau mencegah penularan Covid-19.

"Sedikit kecewa tidak bisa gunakan fasilitas negara tersebut yaitu daftar swab secara online untuk gratis. Padahal sudah ada layanan tapi tidak bisa digunakan. Kita berharap layanan itu dapat digunakan untuk masyarakat umum agar bersama bisa mendeteksi apabila ada keluarga kita terkonfirmasi Covid-19," katanya

Menanggapi hal itu, Humas RS USU Muhammad Zeinizen menyampaikan jika pasien datang dengan membawa rapid antigen positif dari faskes awal atau jelas riwayat kontak bisa langsung datang dan akan dilakukan pemeriksaan swab PCR dengan melewati observasi di IGD RS USU terlebih dahulu.

“Jika ada gejala klinis dan atau rapid antigen positif bisa langsung berobat ke IGD," kata Zeinizen kepada harianSIB.com, Rabu (21/7).

Terkait link, pihaknya memang membatasi mengingat kemampuan kita per harinya juga sangat terbatas. “Mohon maaf dan pengertian masyarakat luas dimana saja berada mengingat terbatas kemampuan lab pcr RS USU, “ terangnya.

Terkait pasien dimaksud yang gagal mendaftar via link, disampaikan jika mungkin saat bapak dimaksud mendaftar, kuota sudah penuh. (C3/SS6/a)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com