Lokot Nasution: Musda Demokrat Sumut Harus Jadi Ajang Rekonsiliasi


118 view
Lokot Nasution: Musda Demokrat Sumut Harus Jadi Ajang Rekonsiliasi
(Foto : Dok/Dk)
FOTO BERSAMA : Wakil Bendahara DPP Partai Demokrat Lokot Nasution (kanan) foto bersama dengan Plt Ketua DPC Partai Demokrat Padang Lawas Tondi Ronitua (kiri), pengurus DPP Partai Demokrat Ilham Mendrova dan Syahrial Nasution di Medan, Kamis (14/10/2021).
Medan (harianSIB.com)
Wakil Bendahara Umum (Wabendum) DPP Partai Demokrat M Lokot Nasution melakukan pertemuan dengan sejumlah Ketua DPC Partai Demokrat Sumatera Utara di Medan dari tanggal 13-16 Oktober 2021.

Termasuk juga bertemu dengan dua kandidat yang sudah menyatakan diri maju ke musyawarah daerah (Musda) yang akan digelar dalam waktu dekat. Yakni, Plt Ketua DPC Padang Lawas Tondi Ronitua dan Plt Ketua DPC Padang Sidempuan Parlinsyah Harahap.

“Saya menyampaikan pesan Ketua Umum, mas AHY. Ketua umum didampingi Sekjen Teuku Rifky Harsya dan Kepala BPOKK Herman Khaeron telah memberikan arahan kepada saya untuk membangun rekonsiliasi dan konsolidasi Partai Demokrat di Sumut,” kata Lokot kepada harianSIB.com di Medan, Minggu (17/10/2021).

Melihat antusiasnya semangat para kader untuk maju ke pentas Musda, katanya sangat mengagumkan. Dimulai kader muda usia 30-an hingga tokoh senior berusia 70-an tahun. Dibandingkan partai lainnya masih ada yang kesulitan menjaring kader internal untuk memimpin partai di daerah.

"Mengutip kalimat sahabat saya, Wasekjen Jansen Sitindaon, Demokrat ini ibarat ikan paus. Kebetulan saat ini posisinya sedang di pinggir pantai, ruang gerak sedang terbatas. Menunggu air pasang. Jika sudah waktunya, akan kembali merajai dalam mengarungi lautan,” ujar Lokot sambil tertawa.

Sedianya, Lokot juga akan melakukan pertemuan dengan anggota DPRD Sumut, Armyn Simatupang, yang belum lama juga mendeklarasikan diri untuk menjadi kandidat Ketua DPD di Musda Sumut. Namun, tokoh senior Demokrat ini sedang ada kesibukan lain.

Menurutnya, pada pertemuan Kamis (14/10/2021) lalu bersama Tondi dan dilanjutkan dengan Parlinsyah, sepakat untuk menciptakan kompetisi yang sehat, guyub dan mengedepankan semangat rekonsiliasi di ajang Musda. Kedua kader muda potensial Demokrat berusia 30-an tahun tersebut siap mengikuti dan patuh apapun keputusan DPP pada Musda nanti.

"Siapa pun yang akan dipilih oleh Ketua Umum AHY pada fit and proper test hasil Musda Sumut, akan saling dukung dan support. Tidak menyisakan rasa sakit apalagi memantik perpecahan. Tunduk pada keputusan DPP,” tegasnya.

Lokot menambahkan, dirinya juga bersilaturahmi dengan Sekretaris DPD Sumut Melizar Latief. Juga untuk menyampaikan pesan dan arahan Ketua Umum, Sekjen dan Kepala BPOKK agar pelaksanaan Musda Sumut mengedepankan semangat rekonsiliasi. Tidak saling menjatuhkan apalagi mengakibatkan perpecahan yang dapat merugikan partai.

“Kita tinggalkan pengalaman buruk Musda-musda yang lalu di Sumut. Partai Demokrat yang akan datang penuh tantangan. Perlu kekuatan, kesiapan serta kepemimpinan yang mampu mengimbangi dan menjabarkan arahan DPP. Kompetisi partai di 2024 sangat berat. Perlu sosok tangguh, bukan sekadar untuk mengincar jabatan. Soliditas partai lebih utama,” ungkapnya.

Seperti diketahui, persyaratan administratif untuk bisa maju di Musda Partai Demokrat cukup mengantongi KTA dan dukungan 20 persen DPC. Keputusan akhir ada pada tim tiga yakni, Ketua Umum, Sekjen dan Kepala BPOKK setelah dilakukan fit and proper test. Layak atau tidaknya kandidat menjadi Ketua DPD. (*)

Penulis
: Leo Bukit
Editor
: Robert/Eva
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com