Ma’ruf Amin Tekankan Pendekatan Kesejahteraan-Dialog Atasi Masalah Papua


119 view
Ma’ruf Amin Tekankan Pendekatan Kesejahteraan-Dialog Atasi Masalah Papua
(dok. Setwapres)
Wapres Ma'ruf Amin
Jakarta (SIB)
Wakil Presiden Ma'ruf Amin menerima perwakilan dari sejumlah tokoh di Papua mulai dari Wakil Gubernur Papua Barat Muhammad Lakotani hingga pengurus MUI Papua. Mereka meminta Ma'ruf Amin berkunjung ke Papua.

"Tadi di pagi pada pukul 10, Wakil Presiden Ma'ruf Amin menerima utusan dari Papua. Jadi Wakil Gubernur Papua Barat Bapak Lakotani bersama 2 orang sipil dari pengurus MUI Papua Barat dan MUI Papua. Mereka pada dasarnya ingin sekali mengundang, wakil presiden untuk segera datang ke Papua," kata Jubir Wapres Masduki Baidlowi dalam keterangannya, Senin (20/9).

Masduki menerangkan Ma'ruf Amin memang sudah sering kali berkeinginan untuk berkunjung ke Papua. Akan tetapi, kata Masduki, hal itu terhalang berbagai kesibukan dan ditambah kondisi pandemi Covid-19.

Pertemuan itu berlangsung selama satu jam. Wapres Ma'ruf Amin pun kemudian menyanggupi untuk segera datang ke Papua sembari melihat gelaran PON yang akan dilangsungkan di sana.

"Tadi dalam pertemuan itu selama 1 jam ya wakil presiden menyanggupi untuk datang ke Papua dan ini memang ketepatan ada rencana PON di Papua. Insyaallah wakil presiden akan datang ke Papua yang memang sudah dirancang untuk bertemu dengan sejumlah tokoh di Papua," ucapnya.

Masduki mengatakan, pada pertemuan itu, ada dua pendekatan yang ditekankan Ma'ruf Amin untuk rakyat Papua. Pertama, terkait dengan percepatan pembangunan Papua yang harus segera dilakukan seiring dengan peraturan perundang-undangan.

"Yang kedua adalah pendekatan dialog tentu saja, pendekatan kultural ini penting, pendekatan kultural dari teman-teman semuanya di Jakarta untuk melakukan pendekatan kultural yaitu melakukan percepatan pembangunan di Papua dan dialog atau silaturahim dengan masyarakat Papua," ungkap Masduki.

Ma'ruf Amin, kata Masduki, juga menyampaikan perihal pendekatan kesejahteraan dan pendekatan dialog. Tak hanya itu, Ma'ruf Amin pun meminta agar pendekatan keamanan yang selama ini tengah berjalan untuk segera dilengkapi.

"Dua hal itu yang ditekankan oleh bapak wakil presiden dalam pertemuan. Bukan berarti pendekatan keamanan tidak penting. Saya kira pendekatan keamanan selama ini sudah berjalan tinggal bagaimana dilengkapi. Jadi pendekatan-pendekatan lain terutama pendekatan kesejahteraan dan pendekatan dialog. Itu yang disampaikan wakil presiden," katanya.

Perwakilan dari Papua itu pun turut menyampaikan aspirasinya terkait lembaga khusus yang akan dibentuk di bawah pimpinan Ma'ruf Amin. Aspirasi itu, kata Masduki, sudah tercatat baik untuk juga menyusun konsep peraturan pemerintah yang saat ini tengah dibentuk.

"Bahwa teman-teman utusan dari Papua ini juga menyampaikan aspirasi terkait lembaga khusus yang akan dibentuk di bawah pimpinan atau di bawah kendali wakil presiden. Aspirasi juga sudah disampaikan dan sudah dicatat baik oleh wakil presiden terkait dengan rencana pembentukan ini karena semua masih dalam konsep ada aturan, peraturan pemerintah dan seterusnya sehingga dengan demikian kita berharap bahwa nanti setelah dibentuk maka kemudian insyaallah apa yang digagas wakil presiden mengenai pendekatan-pendekatan kultural untuk masalah Papua bisa segera terealisasi," paparnya. (detikcom/c)


Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com