Minggu, 23 Juni 2024 WIB

Manajemen RSUD Sidikalang PHK Dokter Spesialis Anak Secara Sepihak

* Direktur : Kontrak Kerja Berakhir 31 Desember 2022
Redaksi - Sabtu, 07 Januari 2023 19:30 WIB
536 view
Manajemen RSUD Sidikalang PHK Dokter Spesialis Anak Secara Sepihak
(Foto: SIB/Tulus Tarihoran)
BERI KETERANGAN: dr A Tarmizi Rangkuti (kanan) didampingi rekan sejawatnya beri keterangan terkait pemecatan sepihak yang dilakukan pihak manajemen RSUD Sidikalang, Kamis (5/1) di Sidikalang. 
Sidikalang (SIB)
Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sidikalang 'pecat'/putus hubungan kerja (PHK) secara sepihak, dokter spesialis anak dr A Tarmizi Rangkuti SpA (38) yang sudah 8 tahun mengabdi.

Hal itu disampaikan dr Tarmizi Rangkuti, Kamis (5/1) malam di Jalan Sisingamangaraja Sidikalang. Katanya, surat 'pemecatan' disampaikan melalui pesan whatsapp.

"Saya terkejut membaca pesan itu, dimana surat tersebut merupakan pemecatan/ tidak memperpanjang kerja," ungkapnya.

dr Tarmizi merupakan tenaga kesehatan dengan kontrak kerja di RSUD Sidikalang sejak 8 tahun lalu/ mulai dari tahun 2015. Pihak manajemen rumah sakit tidak memperpanjang kontrak kerja.

"Tidak ada kesalahan. Tidak ada teguran lisan maupun tertulis. Saya masih melayani pasien seperti biasa, tiba-tiba masuk surat itu ke whatsapp saya, tidak dilakukan perpanjangan kerja lagi," kata Tarmizi.

Diterangkan, surat pemecatan tertanggal 2 Januari 2023, nomor 440/1/03/I/2023 ditandatangani Direktur RSUD Sidikalang dr Pesalmen Saragih MKed (Clinpath) SpPK.

Isi surat, katanya, bahwa perjanjian kerja Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Sidikalang dengan Dokter Spesialis Anak (SpA), untuk tahun 2023 tidak dilakukan perpanjangan lagi.

Diakuinya, "pemecatan" yang dilakukan pihak manajemen tidak bisa diterima, karena tanpa alasan yang jelas. Miris rasanya, pemutusan kerja tanpa ada kesalahan/teguran.

Terkait persoalan itu, pihaknya sudah mengadu/ melayangkan surat ke DPRD Dairi.

"Memohon kepada Ketua dan Anggota DPRD Dairi untuk mempertimbangkan kejelasan atas surat Direktur RSUD Sidikalang, ungkapnya.

Dalam surat itu, Ia juga menyampaikan bahan pertimbangan di antaranya, tidak ada menerima penjelasan atau alasan yang jelas sebelumnya, terkait dengan surat pemberitahuan tidak memperpanjang masa kerja.

"Sudah 8 tahun mengabdi di RSUD Sidikalang dan menjadi mitra, dimana sebelumnya RSUD Sidikalang tidak memiliki dokter spesialis anak. Tidak pernah terlibat dalam pelanggaran terhadap pelayanan kedokteran selama bertugas, tetapi tidak dilakukan perpanjangan kerja," terangnya.

Sementara itu, kolega dr Tarmizi, dr Eston Iskandar Tarigan SpB dan dr Erwynson Saut Simanjuntak SpOG, juga melayangkan surat ke DPRD Dairi, terkait "pemecatan" tersebut.

Diterangkan, dr Tarmizi bekerja dengan baik dan tidak pernah terlibat dalam pelanggaran terhadap pelayanan kedokteran selama bertugas di RSUD Sidikalang.

Diakui mereka, masih membutuhkan tenaga dan sumbangan pikiran dr Tarmizi, terutama terkait kerjasama dengan bidang pelayanan kedokteran di bagian lain di RSUD Sidikalang.

Sementara itu, Direktur RSUD Sidikalang, dr Pesalmen Saragih dikonfirmasi lewat telepon, Jumat (6/1) mengatakan, kontrak kerja dr A Tarmizi Rangkuti SpA, berakhir per 31 Desember 2022.

Diakuinya, tidak memperpanjang hubungan kerja.

Direktur tidak bersedia menjelaskan secara rinci alasan tidak memperpanjang hubungan kerja. Katanya, yang jelas yang bersangkutan tidak ada memberitahukan sebelumnya terkait perpanjangan kontrak.

Harusnya, dia yang mananyakan pihak manajemen, karena dia yang bekerja.

Lanjutnya, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada yang bersangkutan, karena sudah mengabdi selama ini di rumah sakit. (B3/d)




Sumber
: Koran SIB
SHARE:
Tags
PHK
beritaTerkait
Rupiah Keok Dihantam Dolar AS, Importir Wanti-wanti Bakal Ada PHK
Efek Domino PHK Massal Tutupnya Pabrik Tekstil, Kontrakan Sepi Sampai Dijual
Alasan Menyelaraskan Tim, Hari Ini Tokopedia TikTok Resmi PHK Karyawannya
Mengejutkan! Ribuan Karyawan TikTok akan di-PHK
Bila Terjadi PHK Pasca Penyegelan, Disnaker Medan Siap Perjuangkan Hak-hak Karyawan Mall Centre Point
Resmi Disahkan, RUU ASN Lindungi Tenaga Honorer dari PHK Massal
komentar
beritaTerbaru