Mantan Bupati Labusel Ditahan Kejaksaan Terkait Dugaan Korupsi DBH PBB


925 view
Mantan Bupati Labusel Ditahan Kejaksaan Terkait Dugaan Korupsi DBH PBB
Internet
Ilustrasi
Kotapinang (harianSIB.com)
Mantan Bupati Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) dua periode berinisial WAT ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahun 2013-2015, yang menyebabkan kerugian negara Rp1,9 miliar dan telah dilakukan penahanan.

Informasi dihimpun harianSIB.com, Jumat (17/9/2021), WAT dijemput petugas dari Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara (Sumut), di kediamannya di Jalinsum-Sosopan, Desa Sosopan, Kecamatan Kotapinang, Kamis (16/9/2021) malam. WAT kemudian diserahkan kepada Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumut, lalu ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Tanjung Gusta Medan.

WAT akan menjalani penahanan selama 20 hari ke depan. Dikabarkan, dalam waktu dekat, WAT pun akan menjalani persidangan terkait kasus tersebut.

Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejari Labusel, Paul Sinulingga yang dikonfirmasi membenarkan informasi tersebut. Namun, dia tidak membeberkan lebih lanjut terkait penahanan itu.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Labusel, J Pandiangan, pun mengamini hal tersebut. Menurutnya, WAT kini ditahan di Rutan Tanjung Gusta Medan.

"Benar, sudah dilakukan penahanan," katanya saat dikonfirmasi lewat telepon seluler.

Seperti diketahui, Direktorat Reserse Kriminali Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumut telah menetapkan WAT sebagai tersangka dalam kasus tersebut dan kasusnya dilimpahkan ke kejaksaan.

Sebelumnya, dua tersangka lainnya yakni, mantan Kepala Dinas Pendapatan, Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Pemkab Labusel berinisial MH dan Kabid Pendapatan SL telah divonis serta mejalani hukuman. (*)


Penulis
: Rudi Afandi Simbolon
Editor
: Wilfred/Donna Hutagalung
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com