Kepala Kantor Cabang BP Jamsostek Pematangsiantar

Maret 2021, Jumlah Iuran, Besaran Denda dan Batas Pembayaran Iuran BP Jamsostek Kembali Normal


276 view
Foto Istimewa
BPJS Ketenagakerjaan
Pematangsiantar (SIB)
Kepala Kantor Cabang BP Jamsostek Pematangsiantar Achmad Ramli SE MM mengatakan, program Relaksasi Iuran BP Jamsostek, yang bergulir sejak Agustus 2020 resmi berakhir, 28 Februari 2021 yang lalu. Serta pihaknya telah menyampaikan dan menginformasikan kepada pemberi kerja atau badan usaha yang ada di wilayah kerjanya atas berakhirnya masa Relaksasi iuran tersebut.

Demikian dikatakan Achmad Ramli dalam siaran pers yang diterima SIB, Kamis (11/3), Mulai Maret 2021, jumlah iuran, besaran denda dan batas akhir pembayaran iuran BP Jamsostek kembali seperti semula atau normal.

Sementara itu, Direktur Kepesertaan BP Jamsostek Zainudin menyampaikan, pihaknya telah melaksanakan amanah yang diberikan pemerintah sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 tahun 2020, tentang Penyesuaian Iuran Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan selama Bencana non alam penyebaran Covid-19.

“Program relaksasi ini sudah kita jalankan selama 6 bulan sesuai ketentuannya, untuk segmen pekerja informal dan jasa konstruksi, sudah berakhir, 31 Januari 2021 lalu, namun untuk segmen pekerja penerima upah, relaksasi batas akhir pembayaran iuran bulan januari akan berakhir, 28 Februari 2021. Hingga akhir masa relaksasi, pihaknya telah memberikan keringanan sebesar Rp3,922 Triliun dan program relaksasi iuran ini dinikmati 580.190 ,pemberi kerja atau badan usaha," ujarnya.

Selama masa relaksasi BP Jamsostek telah memberikan keringanan iuran program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) dengan cukup membayar 1 persen saja dari iuran yang seharusnya dibayarkan. Selanjutnya, penundaan sebagian iuran Jaminan Pensiun sebesar 99 persen, penurunan denda keterlambatan pembayaran iuran menjadi 0,5 persen dan perubahan batas waktu pembayaran iuran. Serta merupakan bentuk stimulus yang diberikan pemerintah untuk meringankan beban para pelaku usaha atau pemberi kerja demi menjaga kelangsungan usaha mereka dan tentu saja tetap menjaga kesinambungan perlindungan jaminan sosial bagi pekerjanya.

Selain itu, diimbaunya, kepada pemberi kerja atau badan usaha yang mengajukan penundaan pembayaran iuran program Jaminan Pensiun untuk mulai mempersiapkan sisa pembayaran yang bisa dilakukan bertahap maupun sekaligus, dimulai saat ini dan paling lambat, 15 Mei 2021 hingga 15 April 2022. (D3)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib edisi cetak
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com