Maroko Tawarkan Kerjasama Sepak Bola Dengan Indonesia


148 view
Maroko Tawarkan Kerjasama Sepak Bola Dengan Indonesia
Foto Dok Jamida H Habeahan
Ketua DPD RI saat menerima tamu Duta Besar Kerajaan Maroko untuk Indonesia, Ouadia Benabdellah, di kantor DPD, Senayan, Jakarta, Kamis (3/6/2021).
Jakarta (harian SIB.com)

Duta Besar Kerajaan Maroko untuk Indonesia, Ouadia Benabdellah menawarkan kerja sama bidang sepak bola dengan Indonesia.

Seperti dilaporkan jurnalis koran SIB Jamida H Habeahan, tawaran tersebut disampaikan Dubes saat mengunjungi Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, di kantor DPD, Senayan, Jakarta, Kamis (3/6/2021), didampingi Mounir Belayachi (Deputy Head of Mission).

Maroko punya akses perdagangan yang luas, di antaranya ke Timur Tengah, Afrika dan Eropa. Juga di bidang lain. Dalam sepak bola misalnya, Maroko punya pemain-pemain yang bermain di klub besar Eropa seperti AC Milan hingga Real Madrid. Ini bisa dikerjasamakan juga.

Dubes Ouadia Benabdellah menjelaskan bahwa negaranya saat ini memberikan otonomi kepada provinsi-provinsi.
Karena itu kerjasama langsung antar provinsi bisa juga dilakukan. .

Jalinan kerja sama dengan Indonesia katanya telah berlangsung sejak 61 tahun. Bahkan, pemerintah Maroko mengabadikan nama besar Presiden Soekarno pada sebuah jalan raya, yaitu Rue de Soekarno di Rabat.

“ Hubungan baik yang sudah erat sejak lama harus dimanfaatkan dengan optimal. Harus kita isi dengan peluang-peluang kerjasama ekonomi yang hasilnya siginifikan untuk kedua negara," ujar Benabdellah, sambil berharap pemerintah dan parlemen kedua negara terus mendukung upaya ini agar pelaku ekonomi dapat memanfaatkan peluang untuk meningkatkan kerjasama investasi dan perdagangan.Dengan demikian, tujuan DK PRIMA yakni meningkatkan perdagangan kedua negara hingga 100 kali lipat dalam 10 tahun mendatang akan tercapai.

Menurut LaNyalla, DPD RI akan mendorong finalisasi negosiasi PTA (Preferential Trade Agreement) agar meningkatkan volume perdagangan kedua negara, sehingga para pengusaha kedua negara tidak terhambat masalah tarif. Termasuk untuk produk-produk unggulan Indonesia seperti tekstil dan garmen, furnitur, karet, sepatu, barang-barang elektronik, minyak kelapa sawit, teh, dan kopi, untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri Maroko.

Saat menerima Ouadia Benabdellah, Ketua DPD RI LaNyalla didampingi Ketua Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSP) DPD RI, Gusti Farid Hasan Aman, Ali Ridho Azhari (Wakil Ketua BKSP) dan anggota BKSP Maya Rumantir dan Abdul Hakim. ( *).

Editor
: Robert/Eva R Pelawi
Tag:
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com