Masyarakat Sampaikan Surat Permohonan Penertiban dan Pembenahan Jalan Merdeka Pancurbatu dari 13 Tahun Lalu Tak Ada Realisasi


122 view
Masyarakat Sampaikan Surat Permohonan Penertiban dan Pembenahan Jalan Merdeka Pancurbatu dari 13 Tahun Lalu Tak Ada Realisasi
(Foto harianSIB.com/Leo Bukit)
R Yusuf Ketaren 
Pancurbatu (harianSIB.com)
Ratusan masyarakat Jalan Merdeka, Kecamatan Pancurbatu dari 13 tahun lalu (2007) telah menyampaikan permohonan ke pemerintah agar Jalan Merdeka dilakukan penertiban dan pembenahan.

"Namun, masyarakat hanya mendapatkan janji-janji dan hingga saat ini tidak ada realisasi untuk pembenahan Jalan Merdeka tersebut. Surat permohonan terakhir kali kami kirimkan ke kantor Bupati Deliserdang dan Camat Pancurbatu tanggal 22 Juni 2021," kata R Yusuf Ketaren seorang warga Jalan Merdeka kepada harianSIB.com, Kamis (16/9/2021).

Ia mengatakan, akibat tidak adanya penertiban dan pembenahan Jalan Merdeka tersebut telah mengakibatkan akses jalan telah tertutup akibat kios-kios liar yang berada di atas badan jalan. "Sampai saat ini selama puluhan tahun Jalan Merdeka tidak pernah dilakukan pengaspalan sejak tahun 2005 sehingga Jalan Merdeka kupak kapik," ketusnya.

Selain itu, katanya jalan tersebut semakin kumuh dan sangat merugikan masyarakat yang berdomisili di Jalan Merdeka. Pedagang pasar Pancurbatu yang mempunyai bangunan kios resmi sangat sulit untuk mengangkat dagangan akibat kios-kios liar di badan jalan. Mirisnya, Jalan Merdeka saat ini setiap saat digenangi air yang datang dari saluran parit maupun air para pedagang pasar Pancurbatu. Sehingga mengakibatkan bau bahkan mengenangi sampai ke samping Mesjid Jam'i Pancurbatu.

"Berdasarkan hal tersebut, maka dengan kerendahan hati, masyarakat memohon agar berkenan kiranya Bupati Deliserdang dan Camat Pancurbatu dapat segera melakukan tindakan penertiban dan pembenahan Jalan Merdeka Pancurbatu.
Sampai saat ini kami masyarakat Jalan Merdeka dan pedagang pasar Pancurbatu telah cukup sabar menerima kondisi lingkungan kami seperti saat ini. Kami berharap bapak bupati dan ibu camat dapat merasakan apa yang selama ini kami rasakan," ucapnya.

Satu bulan berlalu, katanya masyarakat kembali mengirimkan surat pemberitahuan mendirikan bangunan kios untuk tempat berjualan di Jalan Jamin Ginting, Kecamatan Pancurbatu kepada Bupati Deliserdang, Ketua DPRD Deliserdang, Kapolrestabes Medan, dan Camat Pancurbatu, untuk berjualan memenuhi nafkah kebutuhan keluarga.

"Surat pemberitahuan ini kami sampaikan pada tanggal 13 September 2021 sehubungan dengan surat permohonan kami tertanggal 22 Juni 2021 perihal permohonan tindakan penertiban dan pembenahan Jalan Merdeka, Pancurbatu," tegasnya.

Oleh karena sampai saat ini belum juga ada tindakan penertiban atas bangunan kios-kios liar yang berada di badan Jalan Merdeka, Pancurbatu, sebutnya maka masyarakat berkesimpulan pembangunan kios-kios di atas badan jalan tidak bertentangan dengan hukum.

"Kami sebagai warga saat ini sangat membutuhkan pekerjaan untuk mendapatkan penghasilan guna memenuhi kebutuhan hidup keluarga kami terlebih di masa pandemi Covid-19 saat ini. Untuk itu kami menyampaikan pemberitahuan kepada bapak/ibu bahwasanya dalam waktu dekat ini kami akan mendirikan bangunan kios-kios di Jalan Jamin Ginting atau tepatnya seputaran pasar Pancurbatu sebagai tempat berjualan," tutupnya. (*)


Penulis
: Leo Bukit
Editor
: Eva
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com