Memacu UMKM Naik Kelas, Diskop Serahkan Bantuan Komputer


219 view
Memacu UMKM Naik Kelas, Diskop Serahkan Bantuan Komputer
(Foto: Dok/Diskop Sumut)
DIABADIKAN: Gubernur Edy Rahmayadi, Ketua TP PKK Sumut Nawal Lubis, Kabid Kelembagaan Unggul Sitanggang dan lainnya foto bersama usai menyerahkan bantuan kepada pelaku koperasi dan UMKM, Kamis (21/7) di Dairi. 

Medan (SIB)

Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumut menyerahkan bantuan komputer, filling kabinet, lemari arsip kepada pelaku Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Dairi dan Pakpak Bharat.

Pemberian bantuan bertujuan untuk memacu pelaku UMKM naik kelas dan koperasi modern.

Hal itu disampaikan Kadiskop Sumut Ir Suherman MSi melalui Kabid Kelembagaan Dinas Koperasi dan UKM Sumut Drs Unggul Sitanggang MSi kepada wartawan, Jumat (22/7) di Medan.

Dijelaskan, selain memberikan bantuan komputer, Diskop juga memberikan mesin jahit, mesin pemipil kopi dan mesin pengolah madu kepada pelaku UMKM dan koperasi di Kabupaten Dairi yang sejak dulu dikenal sebagai penghasil kopi terbaik dan madu hutan.

Bantuan diserahkan, Kamis (21/7) saat mendampingi Gubernur Sumut Edy Rahmayadi pada kunjungan kerja selama 3 hari di Kabupaten Pakpak Barat, Dairi dan Tanah Karo.

Pada kesempatan itu Unggul menyebutkan, bantuan dapat memberikan dampak positif dalam meningkatkan daya saing mewujudkan visi misi Gubernur Sumut bermartabat melalui penguatan pembiayaan.

Diantaranya meliputi restrukturisasi kredit, rekontruksi usaha, bantuan permodalan dan bantuan lainnya.

Kemudian pemerintah hadir memberikan fasilitas pembiayaan dan meningkatkan akses pembiayaan. Memberikan imbal jasa penjamin subsidi bunga, penjaminan kredit modal kerja, penyaluran dana bergulir dan bentuk pembiayaan lainnya.

Kadiskop menyambut baik dan mengapresiasi pengembangan UMKM di berbagai daerah yang ada di Sumut sebagai momentum pengarusutamaan ekonomi rakyat dalam pembangunan ekonomi nasional sebagaimana yang diamanatkan Menteri Koperasi dan UKM RI.

"Perlu tetap ditekankan pentingnya penguatan Koperasi dan UMKM sebagai pemimpin/koordinator pelaksanaan program pengembangan UMKM di berbagai line," tambahkannya.

Menurut Unggul, ada berbagai faktor yang memengaruhi mengapa UMKM belum bisa naik kelas menuju UMKM yang moderen.

Pertama, adanya perbedaan definisi UMKM antar lembaga serta belum adanya basis data yang terintegrasi. Kedua, jumlah UMKM yang besar belum seimbang dengan kontribusinya dengan produk domestik brùto (PDB).

Penulis
: Redaksi
Sumber
: KORAN SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com