Memutus Penularan Covid-19, Tokoh Masyarakat Sumut Digandeng Sosialisasikan Prokes


280 view
Memutus Penularan Covid-19, Tokoh Masyarakat Sumut Digandeng Sosialisasikan Prokes
(Foto: Dok/Diskominfo Sumut)
SOSIALISASI PROKES: Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menyapa para tokoh pada acara Sosialisasi Pedoman Protokol Kesehatan kepada tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh agama Sumut di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Jenderal Sudirman, Rabu (21/7).

Medan (SIB)

Kasus penularan Covid-19 di Indonesia termasuk Sumut terus meningkat. Apalagi Covid-19 varian baru sudah terdeteksi dan berpotensi lebih berbahaya. Untuk menghentikan penyebarannya, protokol kesehatan (Prokes) wajib diterapkan masyarakat tanpa kecuali.


Karena itu Gubernur Edy Rahmayadi meminta para tokoh masyarakat untuk turut menyosialisasikan Prokes. Tokoh masyarakat dianggap lebih dekat dengan masyarakat sehingga akan lebih mudah memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya penerapan Prokes untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.


"Dari awal saya sampaikan persoalan Covid-19 ini masalahnya di masker tak ada yang lain untuk itu tokoh-tokoh masyarakat kita ini harus bersuara, ajak masyarakat pakai masker," ujar gubernur pada kegiatan Sosialisasi Pedoman Protokol Kesehatan kepada Tokoh Masyarakat di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur Jalan Jenderal Sudirman Medan, Rabu (21/7).


Gubernur bercerita pernah sewaktu bertemu dengan masyarakat masih ada masyarakat yang tidak mematuhi Prokes khususnya pakai masker. Lantas gubernur memberikan masker kepada orang tersebut. "Tapi setelah dikasih bukannya dipakai malah dikantongi," tuturnya.


Menurut Edy, peran tokoh masyarakat sangat penting. Tokoh masyarakat bisa berkontribusi memberi sosialisasi sesuai dengan kemampuannya masing-masing. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri dan perlu kontribusi dari setiap masyarakat.


"Kalau anda tidak berbuat sesuatu tak akan pernah selesai pandemi ini, saya kepingin ini bersama-sama. Mari kita bergandengan tangan," kata Edy kepada tokoh masyarakat yang hadir.


Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumut Maratua Simanjuntak menyampaikan, pihaknya selama ini telah mengimbau masjid-masjid agar menerapkan Prokes yang ketat.


“Silakan berjemaah di masjid tapi semua mematuhi Prokes. Kami juga persilakan Satgas Covid-19 untuk menasehati masyarakat kalau memang di antara masyarakat itu tidak memenuhi tolong dinasehati, kami juga sudah menganjurkan Badan Kesejahteraan Masjid memiliki masker,” ujar Maratua.


Tokoh Masyarakat Tengku Achmad Tala’a mengatakan kesadaran kolektif masyarakat dalam menerapkan Prokes sangat diperlukan. Ia melihat saat ini banyak masyarakat yang belum menerapkan Prokes khususnya penggunaan masker.


“Sekarang ini kita lihat banyak masyarakat yang belum sadar memakai masker padahal itu penting. Harapan kami masyarakat Sumut mari kita mengikuti Prokes, kita optimis virus ini punah dari bumi Sumut,” kata Tengku Achmad.


Wakil Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia Sumut Pinandita M Manogren mengajak seluruh masyarakat khususnya umat Hindu agar senantiasa menerapkan Prokes. Saat ini Prokes merupakan salah satu kunci agar kasus Covid-19 tidak terus meningkat. Selain itu Ia mengimbau masyarakat jangan membuat kerumunan.


Sekretaris Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Sumut Kundjung mengatakan selain Prokes, vaksinasi juga merupakan kunci dalam penanganan Covid-19. Untuk itu ia mengajak seluruh masyarakat agar tidak menolak divaksinasi.


“Kami mengimbau seluruh masyarakat ajaklah semua orang bervaksin beritahukan manfaat vaksin itu apa, kemudian jangan takut divaksin siapa saja jangan pilih-pilih vaksin yang divaksin itu cepat sembuh jika terpapar Covid-19,” ujarnya.


Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut Irman Oemar menyampaikan tokoh masyarakat bisa melakukan beberapa hal, di antaranya menyampaikan pesan-pesan kesehatan yang penting kepada masyarakat hingga membantu masyarakat untuk menghindari informasi yang salah.


“Memutus mata rantai penularan memerlukan peran dari kita semua. Mari kita bersama-sama bergandengan tangan memutus mata rantai penularan Covid-19,” tutup Irman. (A13/d)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com