Menparekraf Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi di Lumban Bulbul Balige


90 view
Menparekraf Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi di Lumban Bulbul Balige
(Foto: SIB/Eduwart MT Sinaga)
Tinjau: Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno didampingi Wakapolda Sumatera Utara, Brigjen Pol Dadang Hartarto bersama Bupati Toba Poltak Sitorus  meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk pelajar, masyarakat dan pelaku wisata di daerah wisata Pasir Putih Lumban Bulbul Balige Kabupaten Toba, Rabu (10/11). 
Toba (SIB)
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Manparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno, meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di daerah wisata Pasir Putih Lumban Bulbul Balige, Kabupaten Toba, Rabu (10/11).

Dalam peninjauan pelaksanaan vaksinasi bagi pelajar, masyarakat dan pelaku wisata ini, Menparekraf didampingi Wakapoldasu Brigjen Pol Dadang Hartarto serta disambut Bupati Toba Poltak Sitorus, Kapolres Toba AKBP Akala Fikta Jaya beserta jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Toba.

Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno pada kesempatan itu mengingatkan sekaligus menyampaikan agar dalam pelaksanaan vaksinasi untuk tetap mengikuti protokol kesehatan (Prokes).

Menurutnya, target vaksinasi saat ini sudah mendekati ideal. Tetapi presiden mengingatkan bahwa ada ancaman bersama di Natal dan Tahun Baru (Nataru).

"Tadi ada perintah langsung dari bapak presiden bahwa semua kegiatan yang memicu kerumunan sebaiknya difasilitasi dengan Satgas Covid-19 dengan peraturan protokol kesehatan yang ketat," ungkapnya.

Terkait dengan pariwisata yang ada di daerah ini sesuai dengan pengakuan yang disampaikan pelaku wisata dan ekonomi kreatif yang ada disini, kata Sandiaga, sudah mulai ada geliat. Pun demikian, Menparekraf tetap mengingatkan pelaku wisata dan ekonomi kreatif untuk tidak lengah.

"Kita jangan lengah. Jangan euforia. Karena kebangkitan ini murni karena situasi Covid yang melandai. Tapi yang harus kita tingkatkan lapangan kerja yang tercipta untuk masyarakat, agar mereka dapat penghasilan," pungkasnya.

Perlonggar
Di saat Presiden melalui Menparekraf mengingatkan untuk bersama menjaga ancaman Covid-19 meningkat menjelang Nataru, Bupati Toba sendiri mengaku justru sudah mulai melakukan pelonggaran menjelang Nataru.

Di mana alasan Bupati Toba melakukan pelonggaran, dikarenakan jumlah yang terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Toba saat ini sudah nihil. Alasan pelonggaran yang lain lanjutnya karena alasan pemulihan ekonomi.

"Dalam menghadapi Nataru, izinkan kami pak menteri, memang ini kami agak perlonggar sekarang karena untuk pemulihan ekonomi," ungkapnya.

Walaupun dilakukan pelonggaran, lanjutnya, Pemerintah Kabupaten Toba tetap waspada. "Ini kita perlonggar sekarang tetapi tetap kita waspada," ujarnya.

Terkait dengan kondisi Kabupaten Toba saat ini, menurutnya, sudah berada di level 1 karena jumlah kasus yang terkonfirmasi positif Covid-19 per tanggal 9 Nopember 2021 sudah nihil.

“Untuk jumlah warga di Kabupaten Toba yang sudah dilakukan vaksinasi Covid-19 sampai saat ini sebanyak 71% yang vaksin 1 dan yang sudah divaksin tahap 2 sebanyak 61%,” pungkasnya. (G1/d)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com