Menteri PPPA Buka Konas Perempuan GMKI 2021, Ini Isu Pembahasan


130 view
Menteri PPPA Buka Konas Perempuan GMKI 2021, Ini Isu Pembahasan
(Foto Dok/GMKI Sumut)
DIBUKA: Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bintang Puspayoga didampingi Jefri Gultom, Khristofel Praing, Ketua DPRD NTT Emilia Julia Nomleni, Ketua DPRD Sumba Timur Ali Oemar Fadaq membuka Konas GMKI 2021 dengan pemukulan gong di Waingapu, Sumba Timur, Kamis (25/11/2021). 
Waingapu (harianSIB.com)
Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (PP GMKI) melaksanakan Konsultasi Nasional (Konas) perempuan GMKI yang dilaksanakan di Waingapu, Sumba Timur pada tanggal 25-28 November 2021 dengan peserta yang hadir 160 orang dari perwakilan 53 cabang GMKI se Ondonesia beserta tamu undangan lainnya 500 orang.

Pembukaan kegiatan Konas Perempuan GMKI dihadiri dan dibuka langsung oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga, Kamis (25/11/2021). Bupati Sumba Timur Drs Khristofel A Praing MSi mengatakan pihaknya akan mendeklarasikan kabupaten layak anak di Sumba Timur.

“Sebuah proses seperti pembangunan kabupaten layak anak ini berkoordinasi dengan para stakeholder, pemenuhan hak-hak anak yang di lakukan secara berkesinambungan. Oleh karna itu kami akan memperkuat peran perempuan dan anak pemilik masa depan itu sendiri, khusus di Sumba Timur, penentu kwalitas SDM Indonesia yang akan menjadi pilar utama pembangunan nasional, untuk mewujudkan kabupaten layak anak ada beberapa strategi," katanya.

Ketua DPRD Provinsi NTT Ir Emelia Julia Nomleni yang juga merupakan senior member GMKI menyampaikan ucapan selamat kepada PP GMKI yang bisa melaksanakan Konas Perempuan GMKI tahun 2021.

“Ini sebuah momen yang baik untuk kita semua di NTT. Kita selalu berbicara ada beberapa hal yang kita kerjakan dan kita lakukan tetapi kita selalu berputar di dalam persoalan perempuan dan anak. Jadi perempuan harus hadir, perempuan harus ada bersama-sama, supaya kita bersama-sama mengelola berbagai hal yang menjadi kebutuhan masyarakat," ujarnya.

Ketua Umum GMKI Jefri Edi Irawan Gultom menyampaikan terimakasih kepada Bupati Sumba Timur sudah menerima menjadi tuan rumah Konas Perempuan GMKI. "Atas nama PP GMKI menyampaikan terimakasih kepada bapak Bupati Sumba Timur dan panitia pelaksana sudah menerima tuan rumah dan menyukseskan Konas Perempuan GMKI," ucapnya.

Ia menyinggung isu kesetaraan gender. “Bahwa isu kekerasan terhadap perempuan bukan saja jumlah kasusnya yang terus meningkat, tapi juga eksplenasi yang dilakukan korban tidak manusiawi dan merendahkan perempuan itu sendiri," ungkapnya.

Ia mengharapkan pada hasil dari Konas Perempuan GMKI tahun 2021, mampu menyelaraskan komitmen perjuangan bersama serta menciptakan jejaring kerja antara perempuan untuk memperjuangkan hak dasar dan kesetaraan. Sehingga bisa menjadi bangsa yang bermartabat dengan SDM Indonesia yang maju.

"Saya juga memberikan apresiasi kepada Ibu Menteri PPPA sukses meningkatkan IPM perempuan Indonesia yang terus mengalami peningkatan sejak tahun 2016. Dalam catatan GMKI (BPS 2020), naik dari 67,44 tahun 2016, ke 68,08 pada 2017, tahun 2018 terus meningkat ke angka 68,63, lalu 69,18 di tahun 2019

dan tahun 2020 berada di angka 69,19. Ibu Menteri sudah mampu meningkatkan IPM," ucapnya.

Sementara, Bintang Puspayoga mengatakan perempuan dan anak adalah SDM yang penting bagi Indonesia. “Kita melihat dari jumlah populasi buat perempuan mengisi setengah populasi Indonesia, sedangkan anak miskin sepertiga dari populasi Indonesia perempuan memiliki ketekunan dan ketelitian yang membuat dirinya sangat dibutuhkan meniti karir di dunia profesional dan perempuan memiliki ketangguhan dan kesabaran yang mendorong kesuksesan dalam berwirausaha," tuturnya.

Demikian juga ketika melihat perempuan dalam kehidupan bermasyarakat. Perempuan dengan sensitifitas sosialnya yang kini menjadi ujung tombak diandalkan dalam kondisi krisis. "Jika di dalam keluarga, kita melihat keluarga yang merupakan inti terkecil dari pada masyarakat ada perempuan sebagai menejer keluarga. Nah potensi-potensi inilah yang mereka sayangkan belum bisa terjadi secara maksimal," sebutnya.

Ia mengapresiasi kegiatan GMKI dan mengharapkan adanya rekomendasi dari hasil Konas GMKI tahun 2021. "Kami dari kementrian mengapresiasi kepada GMKI dan tentu kami harapkan kepada GMKI. Hari yang cukup panjang 25-28 melakukan dialog-dialog, tentunya kami tunggu rekomendasinya yang nantinya kita jadikan acuan bersama untuk wujudkan apa yang menjadi tema kegiatan kali ini yaitu perempuan bermartabat inspirasi masa depan," tutupnya. (*)

Penulis
: Leo Bukit
Editor
: Robert/Eva
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com