Pasca Razia 'FBI Loreng' ke Arena Judi Tembak Ikan di Tigapanah Karo

Muda-mudi Mulawari Mengadu ke 'Romo Masada', Minta Kapolres Tindak Tegas


104 view
Internet
Razia 'FBI Loreng' ke Arena Judi Tembak Ikan di Tigapanah Karo
Medan (SIB)
Sekelompok pemuda Karo dari kalangan Muda-mudi Mulawari Kecamatan Tigapanah Kabupaten Karo, mengadu ke Pendeta Masada Sinukaban MSi yang dipanggil dengan sebutan 'Romo' atas maraknya judi dadu di Desa Mulawari saat ini sehingga sangat meresahkan warga.

"Romo, tolonglah bantu kami agar judi dadu di desa kami Mulawari (Kecamatan Tigapanah) segera ditutup karena sudah makin meresahkan. Tolong laporkan ke Kapolres ya Romo," begitu inti keluhan muda-mudi Mulawari tersebut melalui rilis WA yang diterima Pdt Masada.

Kepada SIB, Minggu (2/5), Pdt Masada mengaku sangat prihatin dan sedih karena praktek judi berbagai jenis ternyata masih marak di daerah Karo. Secara khusus, Masada bersama tim aktivis tolak judi yang sudah beraksi selama 10-11 tahun ini, menyebutkan ada 5-6 jenis atau bentuk judi yang selama ini marak di berbagai tempat di Karo, yaitu judi togel (manual maupun elektronik/online), dadu putar, tembak ikan (gelper), sabung ayam, jekpot, juga berupa permainan meja bola (biliar) dengan modus olah raga ketangkasan. Selain itu ada judi jenis lain yang terbilang kecil tapi berpotensi omset taruhan besar seperti main kartu joker, domino dan leng di warung-warung kawasan kota dan desa-desa.

"Ironis dan mirisnya, praktek-praktek judi di Karo ini seperti sudah terlokalisasi sedemikian rupa sehingga luput dari pihak berwajib walaupun banyak pihak yang sudah tahu, termasuk kaum ibu atau perempuan yang suaminya memang gemar dan hobbi main judi secara rutin. Kita malu dan betul-betul prihatin. Tapi kalau kita elemen masyarakat yang turun memberantas, pasti dapat perlawanan dengan alasan kita bukan polisi yang berhak atau kompeten. Tapi kalau masyarakat lapor dulu ke polisi, sering kali 'bocor' sehingga lokasi sudah kosong ketika digerebek. Semoga saja di masa Kapolda Sumut yang sekarang ini, Irjenpol RZ Panca Putra Simanjuntak, semua bandar dan pelaku judi ditangkapi agar Karo Bumi Turang ini bersih dan para generasi mudanya selamat," katanya sembari mencontohkan aksi tim-nya beberapa tahun lalu di lokasi perjudian di desa Kutarayat, Perbesi, Rumah Kabanjahe (Rumka), Dolatrayat dan lainnya.

Dia juga mencontohkan aksi razia judi yang dilakukan elemen masyarakat berseragam 'loreng' yang menyebut dirinya FBI--Forum Batak Intelektual (berdasarkan rekaman video viral), pada 21 April lalu ke satu lokasi judi tembak ikan (gelper) di sekitar Desa Mulawari Kecamatan Tigapanah Kabupaten Karo, namun mendapat perlawanan dari pihak pengelola judi yang protes seketika, disaksikan para pemain judi setempat.

Rekaman video itu menunjukkan lokasi perjudian itu berupa satu bangunan mirip balairung atau gudang besar yang kosong, di belakang satu kompleks mirip perumahan atau asrama, yang dibatasi dengan areal pelataran mirip lapangan yang tampak luas, plus sejumlah mobil parkir yang diduga milik para pemain judi di situ. Sebelum pada lokasi yang di areal belakang kompleks itu, pihak perekam video menyebutkan telah terlebih dulu menghancurkan meja judi mesin 'ikan-ikan' yang ada di bagian depan kompleks (tapi tak ada rekamannya).

"Video viral ini menunjukkan betapa judi ternyata masih marak hingga kini di daerah Karo dan betapa beraninya pihak pengelola atau (diduga) pemilik atau pengusaha perjudian itu (seorang wanita) melawan, seolah dia memang ada beking atau dekingnya. Kita harap dengan sangat, pihak Polda Sumut dan Polres Karo harus tegaslah bertindak. Bukan yang ini saja, karena ada 5-6 jenis praktek judi yang masih marak dengan berani dan liar di daerah Karo Bumi Turang ini, baik yang main di lokasi-lokasi sekitar kota maupun desa-desa.' ujar Pendeta Masada Sinukaban MSi, Ketua Klasis Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) Barus Sibayak, selaku tokoh rohaniawan yang selama ini aktif dalam gerakan tolak judi, narkoba, prostitusi di Tanahkaro.

Bersama 'Romo Masada', tokoh rohaniawan dan aktivis GBKP pendukung Gerakan 'GBKP Rindu Karo Bersih' (GBKP-RKB) yang aktif tolak judi-narkoba itu, antara lain: Pdt Erick Tarigan, Pdt Efri Donna Pelawi, Pdt Riko Sebayang, Pt Septa br Ginting, Dkn Daud Tarigan, Dkn Betto Barus, Agultaripa Sembiring, Sinatra Ginting, Dhandy Sembiring, Sampit Ginting dan Wage Putraeka Ginting. Melalui WA, Masada juga menegaskan gerakan tolak judi dan narkoba itu juga didukung penuh kaum wanita (ibu-ibu) di jajaran Klasis GBKP Barus Sibayak.

Tim ini sebelumnya, sepanjang tahun-tahun lalu, telah melakukan aksi gerebek dan tutup praktek judi di sejumlah desa di Karo, seperti: Desa Laugendek, Tigajumpa, Perbesi, Sukajulu, Simpang Ergaji, dan Desa Rumka, bahkan di kawasan kota Berastagi dan Kabanjahe. (A5/f)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com