Musim Hujan, Petani Diimbau Waspadai Penyakit Busuk Daun Pada Tanaman Kentang dan Tomat


283 view
Musim Hujan, Petani Diimbau Waspadai Penyakit Busuk Daun Pada Tanaman Kentang dan Tomat
Istimewa
Ilustrasi daun kentang yang busuk.
Simalungun (SIB)
Kabupaten Simalungun wilayah Kecamatan Purba, Silimakuta, Dolok Silau dan Pematang Silimahuta memasuki musim penghujan. Intensitas hujan pun cukup tinggi di daerah itu. Jika hujan turun bisa mencapai sampai 3-6 jam dalam satu hari.

Karena itu, petani diimbau untuk waspada terhadap penyakit busuk daun pada tanaman kentang dan tomat. Hal tersebut dikatakan Ketua Kelompok Tani Juma Bolon Edwin ST, Senin (30/8) di Saribudolok.

"Penyakit itu sangat ganas di musim penghujan. Upayakan jangan sempat penyakit itu menyerang tanaman kentang dan tomat. Pasalnya, jika sempat diserang penyakit 'lotup' (busuk daun) itu di musim hujan, sangat sulit memulihkannya. Muaranya, tanaman gugur lebih awal, membuat tingkat produksi turun drastis," katanya.

Dia menerangkan, gejala awal penyakit busuk daun pada tanaman kentang dan tomat berupa bercak-bercak kebasah-basahan pada bagian tengah daun dan tepi daun. Selanjutnya bercak-bercak tersebut melebar berwarna coklat atau kehitam-hitaman.

"Kalau sudah demikian keadaannya, serangan dapat dengan cepat menyebar kebagian batang, tangkai dan buah. Kemudian merembes ke tanaman lain melalui air dan udara. Kalau sudah begitu, sulit memulihkannya," kata Edwin.

Untuk menghindari penyakit tersebut di musim hujan, bebernya, lakukan penyemprotan pestisida sesuai dosis sebanyak 2 atau 3 kali dalam sehari. Kemudian, lahan tanaman kentang dibersihkan dari gulma maupun sisa-sisa tanaman sebelumnya. (D5/a)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com