Merasa Kecewa

Nakes Non ASN Asahan Lakukan Aksi Jalan Kaki ke Istana Negara Temui Jokowi


259 view
Nakes Non ASN Asahan Lakukan Aksi Jalan Kaki ke Istana Negara Temui Jokowi
Foto SIB/Donal Tampubolon
JALAN KAKI : Aspirasi tidak ditanggapi Pemkab Asahan, Tenaga Kesehatan sukarela (nakes non ASN) Puskesmas nekat melakukan aksi jalan kaki menuju Istana Negara untuk bertemu Presiden Jokowi. Aksi tersebut dilakukan dari depan kantor Bupati Asahan, Jumat (26/11). 

Kisaran (SIB)


Perwakilan Tenaga Kesehatan (Nakes) non Aparatur Sipil Negara (ASN) Asahan yang bertugas di Puskesmas melakukan aksi jalan kaki menuju Istana Negara untuk bertemu Presiden Joko Widodo. Tujuan mereka ke istana negara, untuk menyampaikan bentuk kekecewaan, di mana Bupati Asahan Surya tidak mampu mengakomodir keinginan para nakes, setelah usulan pemberian insentif sebesar Rp 300.000 per nakes gagal masuk APBD Asahan 2023. Aksi jalan kaki tersebut dimulai dari depan kantor Bupati Asahan, Jumat (25/11).

Aksi jalan kaki para nakes menuju istana kepresidenan berlangsung haru diwarnai isak tangis, mereka tampak menguatkan satu dengan yang lainnya. Fitriani Napitupulu, salah seorang nakes yang turut serta menuju istana negara mengatakan, misi mereka ke istana negara menemui Presiden Jokowi untuk mengangkat harkat dan martabat, sebagai petugas kesehatan atas ketidakpedulian Pemkab Asahan terhadap nasib para nakes non ASN.

Fitriani yang sudah berkerja selama 15 tahun mengaku sama sekali tidak mendapatkan slip gaji penghasilan tetap per bulannya.

Penghasilan yang diperoleh para nakes non ASN di seluruh Puskesmas yang ada di Asahan diperoleh dari sisihan yang dikumpulkan nakes ASN yang ada di masing-masing Puskesmas tempat mereka berkerja. Hal ini terpaksa mereka lakukan, setelah DPRD Asahan tidak mengakomodir usulan untuk menampung dana insentif nakes non ASN dalam APBD 2023. “Kami hanya mengusulkan dana insentif sebesar Rp 300.00 per nakes per bulan, itu pun tidak direspon,” ucap Fitriani kecewa.

Di lokasi yang sama, Andrian, koordinator aksi sekaligus aktivis yang sedari awal mendampingi perjuangan para nakes non ASN menjelaskan, aksi ini merupakan perjuangan lanjutan setelah usulan pemberian insentif Rp 300.000 untuk nakes gagal masuk APBD Asahan 2023. Ada 6 orang yang turut serta menuju istana untuk bertemu presiden Jokowi, 5 orang nakes non ASN berstatus bekerja sebagai tenaga kontrak, serta 1 orang aktivis yang mendampingi perjuangan para nakes tersebut.

Sebelumnya, ratusan Tenaga Kesehatan Sukarela (TKS) Nakes Puskesmas yang ada di Asahan unjuk rasa di kantor Bupati. Mereka menuntut agar honor TKS Nakes Puskesmas di seluruh Asahan ditampung dalam APBD 2023. Para TKS Nakes beralasan, selama puluhan tahun bekerja tidak pernah mendapat honor dari Pemerintah setempat. Nakes non ASN menilai Bupati Asahan, Surya tidak memiliki kepedulian terhadap nasib ratusan nakes non ASN. Tidak lama berselang, hal sama juga pernah dilakukan dengan melakukan aksi jahit mulut. Dan terakhir, puluhan nakes menggelar aksi menginap di kantor DPRD Asahan, Selasa (22/11) untuk mengawal usulan pengesahan insentif bagi tenaga kesehatan non ASN pada rapat paripurna yang digelar, Rabu (23/11). Namun mereka harus kecewa, karena usulan tersebut tak dapat ditampung didalam APBD Tahun anggaran 2023. (E13/f)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com