Nama Kajari Limapuluh Dicatut Minta Uang Terkait Dugaan Penyelewengan Bansos UPPO

*Eko Adhyaksono : Saya Tidak Pernah Minta Sesuatu Apapun dalam Penanganan Perkara

401 view
Limapuluh (SIB)- Baru bertugas sebulan lebih, nama Kajari Limapuluh Eko Adhyaksono SH sudah dicatut pihak tak bertanggungjawab untuk mengeruk keuntungan pribadi. Oknum tersebut memanfaatkan nama Kajari dalam kasus dugaan penyelewengan bansos UPPO Tahun Anggaran 2013 sumber dana APBN senilai Rp 1,4 miliar lebih yang kini tengah ditelusuri Kejari Limapuluh.

Eko didampingi Kasi Intel Hoplen Sinaga SH kepada SIB di ruang kerjanya, Jumat (4/7) mengatakan, namanya dicatut seseorang yang mengaku staf di kantornya dengan menelepon pihak Dinas Peternakan Batubara meminta uang supaya dikirimkan ke rekening atas perintah dirinya.

Dia menjelaskan, pencatutan namanya diketahuinya, Selasa (1/7) setelah Kasi Pidsus memberikan informasi tersebut kepada dirinya.”Kasi Pidsus mendapatkan informasi pencatutan nama Kajari,” ungkap Eko.

Eko menegaskan, dirinya tidak pernah meminta sesuatu apapun kepada pejabat di instansi Pemkab Batubara dengan menyuruh stafnya dalam  penanganan perkara. “Kepada masyarakat khususnya para pejabat di Pemkab Batubara jangan dipercaya jika ada yang meminta sesuatu mengatasnamakan Kejari Limapuluh terhadap penanganan perkara,” harapnya. (D19/d)
Tag:Dicatut
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com