Nama Kapolres Tobasa Dicatut di Pamflet Lahan Perkara

* AKBP Jidin Siagian Sesalkan Pencatutan Namanya

388 view
Tobasa (SIB)-  Pemasangan pamflet berisi putusan Mahkamah Agung (MA) dan Berita Acara Eksekusi sebidang tanah di Jalan Patuan Nagari, Kelurahan Pasar Laguboti, Kecamatan Laguboti, Toba Samosir mencatut nama Kapolres Toba Samosir AKBP Jidin Siagian. Pencatutan nama orang nomor satu di Polres Tobasa di spanduk tersebut, diprotes Martahan Galumbang Sibarani yang mengaku sebagai pemilik tanah yang disengketakan sesuai putusan MA tersebut.

"Benar tidak pemasangan pamflet itu diketahui Kapolres Tobasa? Kalau benar, apa dasarnya," kata Martahan sembari menghalangi pemasangan pamflet di lahan yang diyakini adalah miliknya. Martahan Galumbang Sibarani kepada wartawan, Jumat (17/6), menyebutkan, meski Monang Sibarani dkk sudah memiliki putusan MA, namun diyakini putusan tersebut keliru. Sebab, menurutnya, putusan yang berdasarkan gugatan Monang Sibarani dengan tergugat Herbert Sibarani itu salah sasaran.

"Kalaupun ada putusan MA, tunggu dulu. Yang menggugat dan yang tergugat dalam putusan MA itu siapa? Penggugat Monang Sibarani, dan tergugat Herbert Sibarani. Sementara tanah yang diperkarakan ini milik bapak tua saya alm John Pieter B Sibarani yang diberikan kepada saya sebagaimana surat keterangan tertanggal 10 Desember 1981 lalu. Justru itu saya kembali menggugat mereka, Monang Sibarani dkk, dan Herbet Sibarani ke PN Balige, kemarin," paparnya.

Monang Sibarani bersama istrinya D br Siagian yang dilarang memasang pamflet di lokasi tersebut, bersikeras dengan isi putusan MA pada 13 Januari No 887K/Pdt/2009, serta Berita Acara penyempurnaan eksekusi pada 10 Juli 2012 dengan nomor salinan pengadilan No : 3676/ BS/2012. Monang menyatakan tidak mengenal Martahan Galumbang Sibarani yang barubaru ini muncul dan mengaku memiliki lahan tersebut. "Nama Galumbang tidak berlaku. Nama Galumbang tidak pernah tertera dakam keputusan.

Berapa puluh tahun perkara, nama Galumbang tidak pernah muncul," tutur D br Siagian saat akan memasang pamflet tersebut. Kapolres Tobasa AKBP Jidin Siagian menyesalkan pencatutan namanya dalam pamflet itu. Menurutnya, hal itu tidak sepengetahuannya. "Makanya saya kaget tadi begitu diberitahukan anggota. Jangan nanti seolah-olah masyarakat menilai saya itu berpihak. Kalau mau buat, silahkan, tapi jangan membawa- bawa nama saya," ungkap Jidin kepada wartawan beberapa hari lalu. Jidin Siagian yang kembali ditanya wartawan, Jumat (17/6) usai peringatan 109 tahun wafatnya Pahlawan Nasional Raja Sisingamangaraja XII, tidak mengetahui pencatutan namanya. "Kan tidak ada saya tandatangani. Mereka yang membuat," tegas Jidin. (F01/ r)
Tag:
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com