Nelayan Minta Pemkab Toba Antipasi Keberadaan Ikan Predator di Danau Toba


220 view
Nelayan Minta Pemkab Toba Antipasi Keberadaan Ikan Predator di Danau Toba
Foto: Ist/harianSIB.com
Bupati Toba, Ir. Poltak Sitorus, turun untuk melihat dan menanyakan langsung kepada Nelayan tradisional, dampak dari adanya spesies ikan predator disebut ikan Tayo-tayo atau disebut juga di sebagian daerah kawasan Danau Toba disebut ikan Kopar-kopar, di perairan Danau Toba dalam kurun waktu tiga tahun terakhir ini. Tinjuan ini tepatnya di Desa Lumban Gaol, Tambunan, Kabupaten Toba, Kamis (7/4/2022).

Toba (SIB)

Nelayan yang ada di daerah Tambunan Balige, Kabupaten Toba, minta pemerintah daerah melalui Bupati mengantisipasi keberadaan jenis spesies ikan predator di Danau Toba. Dampak dari spesies ikan ini dalam kurun waktu tiga tahun terakhir tangkapan ikan nelayan semakin menurun.


Hal itu disampaikan R Tambunan dan N Tambunan nelayan yang ada di Desa Lumbangaol Tambunan Kecamatan Balige, saat Bupati Toba, Poltak Sitorus datang ke daerah tersebut, Kamis (7/4) guna melihat dan menanyakan langsung nelayan terkait informasi jenis ikan predator dan dampak yang ditimbulkannya.


R Tambunan menyebut, keberadaan ikan itu sangat meresahkan dan mengganggu. Ikan itu merupakan pemangsa alami bagi telur dan benih dari ikan-ikan yang ada di Danau Toba yang mengakibatkan hasil tangkapan nelayan mengalami penurunan drastis.


Hal senada diungkapkan N Tambunan. Disebutkan, kurun tiga tahun terakhir hasil tangkapan ikan drastis menurun akibat benih dan telur telur ikan menjadi makanan bagi ikan tayo tayo (penamaan yang diberikan masyarakat kepala ikan predator).


Diharapkan pemerintah dapat mengambil tindakan untuk mengatasinya, karena spesies ikan ini tidak memiliki nilai ekonomis disebabkan tidak laku di pasaran dan terlalu banyak duri.


Bupati Toba mengatakan permasalahan ikan predator yang ada saat ini juga pasti dialami oleh nelayan-nelayan lain di sekitar Danau Toba. Maka Pemerintah Kabupaten Toba akan segera berkoordinasi dengan Pemkab yang berada di sekitaran Danau Toba dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk dapat mengambil langkah agar ikan ini dapat dimusnahkan. (G1/d)


Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com